Suara.com - Jika Anda mencermati, setiap bahan bakar yang diproduksi oleh Pertamina dan dipasarkan ke masyarakat luas memiliki warna yang berbeda-beda. Warna Pertalite yang hijau menjadi ciri khas dari bahan bakar dengan oktan 90 ini.
Tapi sebenarnya apa tujuan Pertamina memberikan warna yang berbeda? Lagipula jika diamati, bukankah warna Pertalite dan Pertamax sangat mirip? Lalu apa perbedaannya?
Nah untuk mengetahui apa maksud dibalik perbedaan warna ini, simak penjelasannya pada poin berikut.
Warna Bahan Bakar Minyak yang Berbeda
Setidaknya terdapat beberapa jenis bahan bakar yang dijual Pertamina pada setiap SPBU-nya. Setiap varian ini memiliki warna yang khas, sehingga dapat dikenali dengan baik.
- Pertalite dengan warna hijau
- Pertamax dengan warna biru
- Pertamax Turbo dengan warna merah
- Biosolar dengan warna kuning
- Pertamina Dex dengan warna kuning muda
- Dexlite dengan warna kuning
Setiap warna ini, sebenarnya tidak membedakan kandungan dari bahan bakar yang dijual. Jelas, terkait dengan RON atau nilai oktan, semuanya berbeda. Selain itu peruntukannya juga akan berbeda tergantung mesin diesel atau mesin konvensional. Namun di luar itu, warna tidak menjadi pembeda zat yang ada di dalamnya.
Lalu Apa Tujuan Pembedaan Warna Ini?
Warna pertalite yang hijau, Pertamax yang biru, dan sebagainya, memunculkan pertanyaan di masyarakat. Sebenarnya apa tujuan pembedaan warna tersebut pada penjualan bahan bakar ini? Jika memang tidak mempengaruhi zat di dalamnya, mengapa harus berbeda?
Diketahui bahwa pemberian warna yang berbeda ditujukan untuk menjamin kenyamanan pelanggan dan pengguna bahan bakar dari Pertamina. Sederhana saja, dengan mengenali warna yang berbeda, penggunanya tak mungkin salah atau dikelabui oleh oknum tidak bertanggungjawab.
Baca Juga: 5 Perbedaan Pertamax dan Pertalite: Tak Cuma Lain Harga, Ini Keunggulan Masing-Masing
Ketika ingin membeli Pertamax, maka bahan bakar dengan warna biru yang akan keluar. Begitupun ketika ingin membeli Pertamax Turbo, maka bahan bakar yang dimasukkan ke tangki kendaraan adalah bahan bakar berwarna merah.
Dengan begini pelanggan tidak akan mudah dibohongi dan dikelabui, sehingga terhindar dari kerugian materiil.
Itu tadi sedikit penjelasan terkait dengan warna Pertalite yang hijau dan warna beberapa bahan bakar lainnya. Semoga bisa menjadi pengetahuan yang berguna untuk Anda. Dan selamat menjalankan aktivitas kembali!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional