Suara.com - Produsen mobil sport Ferrari harus menarik atau melakukan recall terhadap 2.222 unit mobil di pasar China karena ditemukan masalah pada sistem pengereman.
Menurut Administrasi Negara untuk Peraturan Pasar China, penarikan mencakup model seri Ferrari 458 Italia, 458 Speciale, Ferrari 458 Speciale A, Ferrari 458 Spider, Ferrari 488 GTB, dan Ferrari 488 Spider yang diimpor antara Maret 2010 - Maret 2019.
Sebuah sumber anonim mengatakan bahwa penarikan adalah bagian dari tindakan lebih luas yang dilakukan Ferrari secara global atas masalah sama untuk model produksi periode itu.
Produsen mobil berlogo kuda jingkrak ini sebelumnya juga telah melakukan kampanye yang sama di Amerika Serikat akhir tahun lalu.
Ferrari mengatakan setelah menyelidiki masalah bersama pemasoknya, Bosch, telah mengidentifikasi penyebab cacat pada kendaraan terkena dampak.
Masalah ditemukan pada bagian tutup reservoir minyak rem yang tidak dapat mengalir dengan baik.
"Keamanan dan kesejahteraan klien kami adalah prioritas. Kami beroperasi sesuai pedoman keselamatan dan keamanan ketat untuk memastikan sistem dan prosedur tepat setiap saat," kata Ferrari, dikutip dari Driving.
Berdasarkan data di situs web perusahaan, Ferrari telah menjual sejumlah 5.400 unit mobil di wilayah China Raya, meliputi Hong Kong dan Taiwan dari 2014 sampai dengan 2021.
Ferrari sendiri rencananya akan melakukan penarikan pada Mei 2022.
Baca Juga: Honda Luncurkan 2 Mobil Listrik Sekaligus untuk Pasar China
Berita Terkait
-
Pemerintah China Tegur Keras Produsen Otomotif Agar Tidak Tumbalkan Keselamatan Demi Perang Harga
-
Kejar Target PLTS 100 GW, Pemerintah Ajak China Investasi
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gubernur URI Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia
-
Gabung Persija, Nadeo Argawinata Siap Buktikan Diri di Hadapan Jakmania
-
Purbaya Diancam Pengusaha Lokal Jika Tak Tertibkan Perusahaan Baja China
-
Pengamat Bongkar Benturan Kepentingan di Balik Isu 'Wanita Lain' Febrie Adriansyah
-
Bocoran Produk Baru Kia yang Siap Diboyong ke GIIAS 2026 dari Mobil Bensin Sampai Mobil Listrik
-
Serum Bakuchiol untuk Apa? Ini 4 Rekomendasinya agar Wajah Awet Muda dan Glowing
-
Anggota Kodam Cenderawasih Tewas Dikeroyok di Tangerang, 7 Orang Jadi Tersangka
-
Jepang Diserang Gelombang Panas Ekstrem, Banyak Warga Dilarikan ke RS
-
Sunscreen Tak Cocok di Wajah? Jangan Dibuang, Ini Cara Memanfaatkannya dengan Aman
-
#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri