Suara.com - Baru-baru ini banyak ditemukan kasus skuter listrik yang terbakar di India. Diketahui kasus ini diduga akibat masalah yang terjadi pada modul baterai.
Dalam penyelidikan yang dilakukan, penyebab utama terjadinya kasus kebakaran skuter listrik di India beberapa pekan terakhir adalah sel baterai dan modul yang rusak.
Kasus ini melibatkan tiga perusahaan skuter listrik yang salah satunya adalah Ola Electric. Kondang sebagai penjual skuter listrik terlaris di India, serta mempekerjakan kaum perempuan untuk persamaan derajat.
"Dalam kasus Ola, sel baterai serta sistem manajemen baterai menjadi masalah," kata salah satu sumber, yang mengetahui langsung laporan itu, dikutip dari Indian Express.
Pada Maret 2022, India meluncurkan penyelidikan atas masalah keamanan setelah terjadi serentetan kebakaran skuter listrik.
Termasuk salah satunya kasus yang menimpa seorang lelaki dan putrinya yang meninggal dunia akibat terbakar saat tengah mengendarai skuter listrik.
"Pemerintah telah mengambil sampel sel dari tiga perusahaan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar narasumber anonim ini.
Sementara itu, Ola Electric, yang mengandalkan sumber sel dari LG Energy Solution (LGES), mengatakan sedang bekerja dengan pemerintah untuk mengetahui kasus lebih dalam, serta menunjuk agen ahli eksternal untuk melakukan penyelidikan.
"Sesuai penilaian awal para ahli ini, tidak ada kesalahan pada sistem manajemen baterai Ola. kemungkinan itu adalah insiden termal yang terisolasi," kata juru bicara perusahaan dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Akan Produksi Mobil Listrik dan Baterai di Spanyol, Volkswagen dan Iberdrola Siapkan Rp 152 Triliun
Sebagai informasi, di India penjualan skuter listrik mencapai 80 persen dari total penjualan kendaraan roda dua.
Namun kekhawatiran atas keselamatan pengendara bisa membuat konsumen kembali beralih ke kendaraan bensin.
Berita Terkait
-
Aktivis Pro Partai Rakyat Kecoa Mogok Makan Hampir Sebulan, BB Turun 11 Kg: Saya Masih Hidup
-
Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas
-
Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final
-
Terowongan PLTA Meledak, 9 orang Tewas dan 27 Lainnya Terjebak di Pegunungan Himalaya
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda