Suara.com - Keributan di sebuah SPBU kembali terjadi. Kali ini, seorang petugas SPBU jadi sasaran amuk pemobil. Insiden ini diabadikan dalam sebuah unggahan akun TikTok @kabarbintaro dan viral di media sosial.
Dalam tayangan video tersebut, terlihat pemobil yang mengenakan kaus merah teriak sembari mengejar salah satu petugas SPBU. Namun beberapa petugas SPBU mencoba untuk menghalangi pemobil tersebut agar tidak terjadi tindak kekerasan.
Namun pemobil tersebut terus berusaha untuk mengejar petugas SPBU. Bahkan ia seperti mengajak duel salah satu petugas SPBU tersebut dengan cara menunjuk-nunjuk.
Terus dihalangi oleh beberapa petugas SPBU, salah seorang wanita mencoba untuk menghentikan pertikaian ini dengan cara memeluknya.
Tetapi pemobil tetap saja ngamuk hingga menendang cone yang berada di area pertikaian tersebut. Petugas SPBU yang ditunjuk pemobil pun mencoba meminta maaf. Namun emosi dari pemobil tak bisa diajak kompromi.
Menurut keterangan dalam unggahan video tersebut, insiden ini disebabkan lantaran kesalahan bahan bakar oleh petugas. Namun petugas ingin bertanggung jawab untuk menguras tangkinya.
Sayangnya pemilik mobil tidak terima dan meminta petugas untuk memperbaiki mesinnya serta menguras tangki.
Insiden ini mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.
"Gue nggak berpihak ke siapa2, tapi wajar si koko minta benerin mesin karena fatal klo salah masukin bbm," tulis @dic***.
Baca Juga: SPBU di Palembang Mencekam! Dua Remaja Dikeroyok Belasan Orang, Tersungkur Berkali-kali
"Kalo pertalite ke pertamax atau sebaliknya nggak papa ya, tapi klo salah ke solar takutnya turun mesin, dan itu nggak garansi asuransi karena human error, mahal," timpal @kok***.
"Bukan masalah berani atau tidak, kalau mobil salah diisi bensin lalu mobilnya rusak lalu masuk bengkel, kualitasnya juga berkurang, ga bisa pakai," beber @Pho***.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?