Suara.com - Keberadaan kendaraan bertenaga listrik semakin menjamur di Indonesia. Mulai dari kendaraan roda empat, hingga kendaraan roda dua. Motor listrik yang kian banyak variannya seperti mengajak masyarakat untuk melirik juga alternatif kendaraa ini. Tapi apakah harga motor listrik masih ideal dengan fiturnya?
Asumsi harga motor listrik yang mahal mungkin jadi pemikiran banyak masyarakat Indonesia. Padahal jika dibandingkan dengan harga sepeda motor berbahan bakar minyak, harganya sebenarnya tidak terlalu jauh.
Berikut kira-kira bayangan harga motor listrik yang saat ini ada di pasar nasional.
Harga Motor Listrik di Indonesia
Beberapa sepeda motor listrik yang ada di Indonesia, harganya bisa dilihat di bagian berikut ini.
- Uwinfly mulai dari Rp8.849.999
- Selis Motor Listrik Tipe E mulai dari 11.499.000
- Volta 401 mulai dari Rp13.525.000
- Sunrace Jupiter mulai dari Rp15.900.000
- Quest Motors mulai dari Rp16.000.000-an
- Smoot mulai dari Rp16.500.000
- Gesits mulai dari Rp28.700.000
- Viar Nes Q1 L mulai dari Rp21.020.000
- NIU Nqi Sport mulai dari Rp29.900.000
- Polytron Evo mulai dari Rp28.000.000
- Goodrich Bf-Cg mulai dari Rp20.280.000
Tentu terdapat varian motor listrik yang memiliki harga lebih tinggi dan menyasar kelas premium. Misalnya seperti motor Energica Ego+, yang dikabarkan dijual mulai dari harga Rp1.300.000.000-an, jelas segmen pasar yang dituju berbeda dengan motor-motor listrik yang disebutkan di atas tadi.
Setara dengan Konsep Ramah Lingkungan
Jika mempertimbangkan dari sisi harga dan spesifikasi saja, mungkin tak sedikit dari Anda yang masih berpikir bahwa motor listrik ini terlalu tinggi dan kurang menarik. Namun demikian, jika memasukkan variabel ramah lingkungan dan energi terbarukan di dalamnya, harga tersebut menjadi lebih masuk akal.
Berpartisipasi aktif dalam mengurangi polusi yang dihasilkan dari kendaraan berbahan bakar minyak, penggunaan energi listrik yang terbarukan, serta polusi suara yang benar-benar bisa ditekan, akan menjadi nilai tambah yang tidak didapatkan dari kendaraan konvensional.
Baca Juga: Luhut Dukung Penggunaan Armada Motor Listrik Grab
Jelas, motor ini memiliki daya tariknya sendiri jika dibandingkan dengan motor-motor lain pada umumnya.
Itu tadi sedikit informasi mengenai harga motor listrik di Indonesia yang ada saat ini. Semoga bisa menjadi informasi yang berguna, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara