Suara.com - Dalam rangka Presidensi G20 Indonesia serta G20 Summit yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada 15-16 November 2022, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyelenggarakan sesi pelatihan G20 Driver Training.
Latihan ini didedikasikan bagi para personel yang akan bertugas mengemudikan lini produk mobil listrik Hyundai. Yaitu Tim Paspampres yang diperbantukan. Personel datang dari gabungan Paspampres, Sekretariat Negara dan TNI.
Para peserta akan dibagi menjadi delapan batch dan diberikan pelatihan tentang sembilan unit EV. Antara lain tiga unit Genesis Electrified G80, tiga unit IONIQ 5 dan tiga unit IONIQ Electric.
Woojune Cha, Presiden Direktur HMID, dalam keterangannya menyatakan bahwa melalui program G20 Driver Training, peserta pelatihan akan merasakan secara langsung teknologi, pengalaman berkendara, hingga pelatihan untuk kondisi darurat dari kendaraan listrik Hyundai.
Kegiatan akan berlangsung di Hyundai Training Academy, di mana pelatihan komprehensif akan diberikan kepada peserta.
Tempat ini memiliki beragam fasilitas dan beragam tempat pelatihan berstandar tinggi yang diperuntukkan bagi perwakilan dari dealer Hyundai yang mencakup area pelatihan tim Sales dan area Before Service yang dapat meningkatkan kualitas dari skill para anggota dealer.
Selama mengikuti program pelatihan, peserta akan mendapatkan materi dan praktik langsung berupa pengetahuan produk, baik dari fitur hingga beragam fungsi teknologi terbaru dari unit yang akan digunakan selama acara.
Peserta juga akan diberikan pelatihan mengenai pencegahan insiden darurat yang terjadi di mobil dan bagaimana cara mengatasinya.
Baca Juga: Bambang Soesatyo Tantang Modifikator Lakukan Modifikasi dari Basis Konvensional Jadi Mobil Listrik
Lebih lanjut, peserta juga akan mendapat kesempatan untuk mengendarai unit yang akan digunakan guna merasakan langsung performa, kenyamanan, dan keamanan pada saat berkendara.
Di setiap sesi teori akan diakhiri dengan peninjauan ulang, sesi sharing antara pemateri dan peserta, serta post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah diperoleh.
Berita Terkait
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Bahaya Suspensi Ambles Saat Melaju Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall
-
Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...
-
Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ
-
Bagaimana Mobil Listrik China Selamatkan Dunia dari Bencana Krisis Minyak
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku