Suara.com - Motor listrik sedang viral dan jadi buah bibir belakangan ini. Karena harga BBM makin mahal, masyarakat kini mulai melirik motor listrik untuk kendaraan keseharian mereka.
Ada tiga keuntungan yang didapat jika memutuskan beralih ke motor listrik:
- Pertama, harga motor listrik cenderung murah. Jika dibandingkan harga motor berbahan bakar BBM, motor listrik masih jauh lebih murah.
- Kedua, biaya untuk menempuh jarak tertentu juga hanya beberapa ribu rupiah karena tenaga listrik saat pengisian ulang lebih ekonomis dari segi pembelian. Bayangkan dengan BBM yang sangat mahal.
- Ketiga, ada subsidi pembelian motor listrik dari pemerintah.
Nah, coba cek rekomendasi yang telah dirangkum Hitekno.com, jaringan Suara.com untuk lima pilihan motor listrik seru:
1. United e-Motor T1800
Salah satu motor listrik buatan Indonesia yang sedang jadi buah bibir adalah United T1800.
Motor listrik ini menyodorkan desain modern dan LED lampu seru yang modern. Kecepatan United T1800 ini tersedia dalam tiga level kecepatan: 55 km per jam, 65 km per jam, dan 70 km per jam.
Untuk membawanya pulang, perlu dana sekitar Rp 28 jutaan.
2. Selis
Kalau butuh motor listrik di harga Rp 11 jutaan berkualitas lumayan, maka Selis bisa jadi jawabannya.
Motor ini dilengkapi baterai 60 V 25Ah Lithium Iron Phosphate yang memiliki durasi charge maksimal lima jam. Kecepatan maksimal 50 km per jam dengan jarak tempuh hingga 120 km untuk dua pack baterai.
Beberapa motor Selis dijual Rp 11 jutaan, namun ada yang dibanderol Rp 20 jutaan tergantung seri.
3. Volta
Sejauh ini, setidaknya ada dua motor listrik yang dijual Volta di Indonesia. Pertama, Virgo yang selama Indonesia Electric Motor Show atau IEMS 2022 dengan harga Rp 14 juta.
Soal kemampuan, tidak perlu diragukan lagi. Virgo memiliki kemampuan jarak tempuh 65 km dengan satu baterai dan 130 km untuk dua baterai.
Kecepatan maksimal dari motor ini hanya berada di angka 55 km per jam. Model lainnya yakni Volta 401 yang dijual di IEMS dengan harga Rp 12 jutaan. Model ini memiliki jarak tempuh 60 km per jam mengandalkan satu baterai.
Berita Terkait
-
Dirut Pindad Beri Bocoran Motor Listrik Prabowo: Diluncurkan 13 Agustus
-
Misteri Motor Listrik Murah Yamaha Sedikit Terkuak, Mirip Gear Ultima Versi Rajin Ngegym
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?
-
BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan