Suara.com - Bila daratan Eropa memiliki trek jalan raya Monte Carlo, Monaco, Asia juga memiliki lintasan senada, Guia di Macau, SAR (Special Administrative Region) Tiongkok.
Kontur terjal, tikungan tajam dan sempit, serta pembalap sulit mengembangkan kecepatan bila tidak berada di posisi terdepan karena begitu sempitnya celah untuk menyalip.
Faktor kesulitan inilah yang membuat laga Macau Guia Race – Kumho TCR World Tour Event of Macau senantiasa seru dan ditunggu. Balap touring di SAR Tiongkok satu ini (kawasan penyandang status sama lainnya adalah Hong Kong) menjadi bagian dari nomor lengendaris di Asia.
Tidak heran bila Edoardo Mortara, yang menang berulangkali di situ disebut sebagai "Mr Macau", karena sedramatis itulah saat berlaga di Macau. Trek berliku dan tikungan tajam sekaligus sempit. Salah perhitungan bisa ke luar jalur langsung.
Dalam gelaran Grand Prix Makau ke-70, bertajuk Macau Guia Race – Kumho TCR World Tour Event of Macau yang berlangsung pekan lalu itu, Audi Sport Team Comtoyou merayakan kemenangan setelah Frédéric Vervisch membawa Audi RS 3 LMS meraih kemenangan sensasional.
Tidak sampai di situ, Audi juga mencetak sukses di nomor Macau GT Cup – FIA GT World Cup lewat Mr Macau, Edoardo Mortara yang meraih podium di di bawah bendera Audi Sport Asia Team Absolute dan mengandalkan tunggangan R8 LMS GT3 evo II.
“Secara keseluruhan, inilah seri Grand Prix Macau yang sangat sukses bagi Audi dan pelanggan kami,” papar Alexander Blackie, Manajer, pelanggan Audi Sport racing Asia.
“Dengan kemenangan Frédéric Vervisch, Audi kini meraih kemenangan keempatnya di Guia Race. Edo Mortara memberikan segalanya dan berjuang untuk mencapai posisi kedua secara keseluruhan di Piala Dunia FIA GT. Sekali lagi, Grand Prix Macau dihadiri jutaan pengunjung yang membuat tribun penonton penuh sesak, sebuah atmosfer yang tak tertandingi, dan balapan yang seru. Kami menantikan untuk kembali tahun depan,” tandasnya.
Balapan touring Macau memang menjadi salah satu andalan Audi Sport racing Asia, pasalnya di trek ini menjadi semacam pembuktian atau lokasi pengetesan maksimal bagi tunggangan para pembalap dan para pelangg atau konsumen yang dipreparasi serius.
Baca Juga: Audi Cetak Podium Ganda di Pekan Pembuka Macau Grand Prix 2023
Sebagai penyandang logo dan brand kenamaan dunia, Audi memang menyediakan produk tunggangan premium bagi pelanggan di mana kendaraan bisa dimodifikasi sampai menjadi tunggangan pribadi yang legal dibawa berlaga di sirkuit balap. Sehingga pemilik Audi bisa mendaftar ikut balapan, baik sebagai driver pro maupun amatir.
Bila menang, hadiah yang disiapkan Audi--di luar bingkisan kemenangan dan trofi dari para penyelenggara balap touring di mana tim Audi ikut berlaga--adalah voucher untuk memodifikasi mobil Audi yang diikutikan balap itu. Sehingga sekali terjun balapan dan meraih kemenangan, bisa dipastikan keterusan mengikuti keseruan balap ini.
Di nomor pekan lalu, untuk Macau Guia Race – Kumho TCR Macau World Tour Event of Macau putaran pertama, Rob Huff meraih podium ketiga. Selain menambah koleksi trofi Macau Guia Race yang mengesankan, ia berharap masih bisa menuai kemenangan hingga akhir musim ini.
Sementara rekan setimnya di Audi Sport Team Comtoyou, Frédéric Vervisch, berada di urutan kelima, dan John Filippi dari tim sama mengikuti keduanya masuk 10 besar.
Paul Poon dari Teamwork Motorsport berada di urutan ke-16, sementara Tian Kai dari QMA Motorsports mundur pada lap pembuka. Pasangan ini meraih nomor di balapan double-header TCR Asia Challenge akhir pekan sebelumnya.
Pembalap Frédéric Vervisch yang berasal dari Belgia memulai balapan dengan sangat baik dan naik ke posisi kedua dari posisi keempat di grid. Kemudian memimpin di pemungkas balapan saat melahap tikungan Mandarin Bend yang tergolong tipe tikungan berkecepatan tinggi atau high speed.
Berita Terkait
-
Monte Carlo: Ketika Move On Ternyata Nggak Sesimpel Itu
-
Audi Sport Asia Trophy Masuk Gelaran Tahun Kelima, Satukan Para Pembalap Amatir Satu Benua di Sirkuit
-
Balap Touring TSS 2023 Rampung, Driver Asal Indonesia Ini Kantongi Gelar Juara Audi Sport Asia Trophy
-
Jadi Runner Up di Monte Carlo Masters, Peringkat ATP Holger Rune Melejit
-
Andrey Rublev Raih Gelar Masters 1000 Pertamanya di Monte Carlo
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam
-
Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?
-
Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer
-
3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'