Suara.com - Honda India memutuskan melakukan penarikan kembali atau recall untuk dua model motor bergaya retro, H’Ness CB350 dan CB350RS karena masalah korosi pada bagian lampu belakang serta masalah sensor kemiringan.
Melansir Autocar India, Honda menjelaskan bahwa telah terjadi kesalahan produksi pada bagian karet pada sakelar lampu rem dapat menimbulkan keretakan.
Hal lain yang menjadi perhatian dalam kampanye penarikan ini adalah terkait dengan sensor sudut kemiringan sepeda.
Masalah yang ditemukan di motor tersebut ada pada transmisi, yaitu pada bagian as penggerak gigi keempat. Hal ini menyebabkan kemungkinan kerusakan sensor dan, dalam skenario terburuk, sepeda motor terhenti.
Dalam hal ini, Honda H’Ness CB350 dan CB350RS terdampak merupakan model produksi antara Oktober 2020 sampai Januari 2023.
Meski terlihat sepele, Honda berkomitmen untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggannya.
Untuk penarikan kembali terkait masalah sensor, unit yang terdampak adalah produksi antara Oktober 2020 dan Desember 2021.
Penggantian suku dapat dilakukan di dealer BigWing Honda di seluruh India mulai pekan kedua bulan Desember 2023. Seluruh perbaikan dan penggantian komponen akan dilakukan secara gratis.
Baca Juga: All New Honda Accord Usung Mesin Hybrid, Harganya Hampir Tembus Rp 1 M
Berita Terkait
-
Honda Akui Belum Ada Rencana Produksi Mobil Hybrid Secara Lokal Dalam Waktu Dekat
-
Ungkapkan Terima Kasih Kepada Konsumen, Wahana Honda Berikan Diskon Motor Sampai Jutaan Rupiah
-
Disebut Motor Bebek Paling Mahal, Inilah Spesifikasi dan Kelebihan Honda CT125
-
Berbekal Teknologi Hybrid, HPM Pede Penjualan All New Honda Accord Lebih Baik
-
5 Mobil di Anime Initial D yang Ada di Pasaran Indonesia: Nggak Cuma AE86, Segini Harganya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Bentrok PSHT vs Ormas Maluku Satu Rasa di Surabaya, 3 Orang Terluka
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
-
5 Rekomendasi Lipstik Matte yang Tidak Membuat Bibir Kering Sesuai Review Pengguna
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?