Suara.com - Indomobil Yadea memberikan jaminan garansi komponen untuk jajaran produk motor listrik dipasarkan di Indonesia.
Dalam hal ini PT Indomobil Emotor Internasional selaku distributor resmi Yadea memberikan garansi komponen bagi konsumen yang melakukan pembelian motor listrik.
Garansi komponen yang diberikan oleh Indomobil Yadea terdiri dari 3 durasi yakni 12 bulan, 24 bulan dan 36 bulan.
Untuk garansi komponen dengan durasi selama 12 bulan terdiri dari speedometer, controller, charger, dan converter.
Sedangkan untuk garansi komponen selama 24 bulan meliputi motor penggerak dan baterai graphene. Untuk rangka atau frame motor listrik dipastikan akan mendapatkan garansi selama 36 bulan atau 3 tahun.
“Kami akan selalu meningkatkan dan mengembangkan pelayanan kami kepada konsumen Indonesia agar dapat merasakan keuntungan penuh setiap menggunakan motor listrik. Dengan adanya garansi dan ketersediaan spare part, konsumen yang mengalami kendala hanya perlu datang ke dealer terdekat dan dapat terus menikmati keuntungan yang diberikan motor listrik,” kata Gerry Kertowidjojo selaku Direktur PT Indomobil Emotor Internasional, di JIExpo Kemayoran, Rabu (21/2/2024).
Untuk memastikan garansi tetap berlaku, konsumen hanya perlu melakukan perawatan, pengecekan dan service berkala di jaringan dealer Indomobil Yadea setiap 6 bulan pemakaian dengan membawa buku garansi.
Jaringan dealer juga memastikan akan memberikan informasi kepada konsumen untuk tidak lupa melakukan perawatan berkala.
Indomobil Yadea juga menjamin adanya ketersediaan spare part mulai dari komponen yang mendapatkan garansi dan komponen yang tidak mendapatkan garansi seperti kampas rem. Selain itu, harga untuk spare part atau komponen motor listrik juga dipastikan sangat terjangkau sehingga tidak memberatkan konsumen.
Baca Juga: Exotic Sprinter Prime Motor Listrik Bergaya Retro di IIMS 2024
Hingga akhir Januari 2024, total lebih dari 120 jaringan dealer Indomobil Yadea telah beroperasi di seluruh penjuru Indonesia. Dengan banyaknya dealer yang beroperasi diyakini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembelian dan perawatan motor listrik.
Tercatat motor listrik Yadea T9, E8S Pro dan G6 telah mendapatkan subsidi pemerintah sebesar Rp7 juta pada September 2023. Bahkan sepanjang bulan Februari terdapat program potongan harga khusus hingga Rp2 juta untuk setiap pembelian motor listrik.
Berita Terkait
-
Belanja Komponen Otomotif Sekarang Bisa Dijangkau Secara Online
-
5 Unit Motor Listrik Bakal Jadi Kendaraan Operasional Dishub DKI Jakarta
-
Chery Buka Keran Pemesanan untuk Tiggo 5X di IIMS 2024
-
Mencoba Mobil Baru di Area Test Drive IIMS 2024, Ada Mitsubishi XForce...
-
Jangan Sampai Kelewatan! Diskon Honda Februari, Vario & Motor Listrik Cuma Segini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?