Suara.com - Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD dikabarkan menjual harga mobil listrik mereka 2 hingga 3 kali lipat lebih mahal dibandingkan di negara asalnya.
Ambil contoh BYD Atto 3 atau dikenal sebagai BYD Yuan dijual di harga dengan harga 119.800 yuan atau setara Rp 270,4 juta di Tiongkok.
Sementara bila kita mengacu pada harga di Indonesia, BYD Atto 3 dipatok dengan harga mulai dari Rp515 juta.
"BYD secara dramatis meningkatkan harga ekspor dibandingkan dengan harga yang ia kenakan di dalam negeri daripada menawarkan harga yang lebih rendah dari pesaing asing," jelas Autoblog, dikutip Senin (6/5/2024).
Strategi yang dilakukan BYD untuk mendapatkan margin keuntungan besar yang tidak bisa didapatkan di negara asal mereka.
Hal ini bahkan membuat banyak pihak khawatir karena membuat persaingan di segmen mobil listrik jadi kurang sehat.
Juragan 99 Gagal Dapatkan Vespa Milik Almarhum Babe Cabita, Rp 200 Juta Tak Cukup untuk Menebusnya
Hanya saja menurut Sam Fiorani, analis dri AutoForecast Solutions perbedaan harga yang sangat besar seperti yang dilakukan BYD untuk pasar luar negeri merupakan hal yang jarang terjadi.
Baca Juga: Ketika Tesla Digugat oleh Tesla Lain di India, Sebabnya Bikin Nggak Nyangka
“Kendaraan yang dipasarkan secara global biasanya dihargai dalam kisaran yang sempit,” kata Fiorani.
Menuturnya harga ekspor yang sanga besar dibanding pasar domestik menunjukkan potensi keuntungan biaya besar. Apalagi menurut ia saat ini Tiongkok sudah sangat berhasil memangkas biaya produksi mobil listrik.
"Kenaikan harga ekspor memberi BYD ruang untuk menghasilkan keuntungan yang jauh lebih besar per kendaraan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Update Harga Mobil Listrik dan Hybrid Toyota Terbaru 2026, Cek di Sini!
-
Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini
-
Harga Emas Antam Bangkit! Naik Rp 7.000 per Gram Usai Anjlok Tajam Sehari Sebelumnya
-
Transaksi Saham Melonjak! Volume Perdagangan BEI Melejit 66,88% dalam Sepekan
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri
-
Temui DPR, 18 Konfederasi Buruh Serahkan Bundelan Draf RUU Ketenagakerjaan Hasil Konsolidasi
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis
-
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp 1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat