Suara.com - Kepanikan sering terjadi bagi perempuan saat mengendarai kendaraan bermotor. Namun, demi keselamatan hal itu perlu diantisipasi.
Ada lima tips yang dapat membantu para perempuan dalam mencegah dan mengatasi masalah kendaraan atau masalah darurat lain saat berkendara, baik ketika menggunakan mobil bensin maupun listrik.
"Semoga tips yang kami sampaikan ini bisa banyak membantu teman-teman perempuan saat menghadapi kondisi-kondisi darurat saat berkendara dan tidak lagi perlu takut atau panik," ujar Head of Planning and Strategy After Sales Service Department HMID Suprayetno dikutip dari ANTARA pada Kamis (25/7/2024).
1. Persiapan sebelum berkendara
Untuk mencegah masalah pada mobil saat berkendara, misalnya mogok di tengah jalan, pengemudi perlu rutin mengecek kondisi kendaraan sebelum dikendarai.
Persiapan lain yang perlu dilakukan sebelum berkendara adalah cek kelengkapan surat dan mengatur jok, kaca spion, dan sabuk pengaman supaya pengemudi mendapatkan posisi mengemudi senyaman mungkin.
Gunakan juga aplikasi resmi dari merek mobil untuk mengecek kondisi kendaraan, misalnya status pengisian baterai pada mobil listrik.
2. Mengemudi dengan bijak
Cara berkendara yang aman juga perlu diterapkan agar tidak terjadi masalah saat berkendara.
Mengemudi dengan bijak sangat penting untuk dilakukan agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan di jalan, beberapa di antaranya mengatur kecepatan kendaraan, tidak tergesa-gesa dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan menjaga jarak aman antar kendaraan.
3. Tetap tenang saat darurat
Jika mobil tiba-tiba tersendat atau mogok di tengah jalan, sebisa mungkin mengontrol diri dari rasa panik.
Saat mobil menunjukkan keanehan seperti akselerasi yang tertahan atau transmisi yang tidak halus, kurangi kecepatan kendaraan dan menepi ke pinggir jalan di lokasi yang aman.
Nyalakan juga lampu hazard (segitiga warna merah) untuk menunjukkan bahwa mobil sedang mengalami masalah.
Setelah itu, pengemudi bisa menghubungi layanan darurat agar mendapatkan bantuan yang diperlukan dalam mengatasi masalah pada mobil.
4. Rawat kendaraan secara rutin
Untuk menghindari berbagai masalah mobil dalam jangka panjang, termasuk mencegah mogok, penting bagi pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan kendaraan secara rutin.
Pastikan untuk selalu rajin melakukan perawatan berkala tepat waktu di bengkel-bengkel resmi. Pastikan juga untuk selalu menggunakan suku cadang resmi agar kualitas komponen kendaraan tetap terjaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian
-
Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior
-
Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy
-
Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal
-
Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi
-
Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026
-
Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam