Suara.com - Siapa sangka, geng motor terkenal seperti Hells Angels ternyata dilarang beroperasi di beberapa negara? Salah satunya adalah Belanda, yang telah melarang keberadaan klub ini sejak tahun 2019.
Alasan pelarangan tersebut terkait dengan berbagai tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota Hells Angels di Belanda.
Rideapart melaporkan bahwa beberapa insiden yang menjadi penyebab pelarangan antara lain perkelahian menggunakan senjata tajam, penembakan, dan konflik dengan klub motor lainnya.
Keputusan pelarangan ini sempat ditentang oleh Hells Angels dan diajukan ke pengadilan tinggi, namun akhirnya tetap diputuskan bahwa pelarangan tersebut sah dan sesuai dengan hukum.
Meskipun dilarang beroperasi secara resmi, anggota Hells Angels masih dapat tinggal dan berkendara di Belanda. Namun, mereka dilarang menggunakan atribut klub, seperti jaket dengan logo atau lambang Hells Angels.
Pelarangan Hells Angels di Belanda merupakan langkah tegas untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah terjadinya kekerasan.
Hal ini juga menunjukkan bahwa negara-negara di Eropa tidak segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap organisasi-organisasi yang dianggap mengancam keamanan masyarakat.
Bagaimana menurut Anda tentang pelarangan Hells Angels di Belanda? Apakah setuju jika hukum serupa diterapkan untuk pembuat onar di Indonesia?
Jangan lupa ikuti akun Instagram @suaraoto untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia otomotif!
Baca Juga: Dulunya Sekasta dengan Rider Indonesia, Kini si Pembalap Thailand Resmi Gabung MotoGP
Berita Terkait
-
Dulunya Sekasta dengan Rider Indonesia, Kini si Pembalap Thailand Resmi Gabung MotoGP
-
Toyota Kembali Dorong Pemerintah Beri Insentif Mobil Hybrid
-
5 Motor Lawas tapi Harga Melenting Setinggi Langit: Efek Gorengan atau Item Koleksi?
-
Perbandingan Spesifikasi Yamaha Vixion R 155 vs Honda CB150R Streetfire, Motor Sport 150cc Paling Diburu
-
Kenalan dengan Teknologi ACG Starter, Starter Motor Honda yang Punya Suara Tak Berisik
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian