Suara.com - Raffi Ahmad dan Ariel NOAH dikenal sebagai anak motor. Di garasi rumah masing-masing, mereka memiliki beberapa koleksi kendaraan roda dua mereka.
Terbaru, mereka menampakkan koleksi motor yang dipamerkan saat mengunjungi Sirkuit Mandalika beberapa waktu lalu.
Raffi Ahmad pede dengan motor 2-taknya, Yamaha F1ZR. Sedangkan Ariel NOAH pamer Suzuki Shogun generasi pertama atau lebih dikenal sebagai Shogun Kebo.
Kedua motor ini menjadi incaran para kolektor. Bahkan harga jualnya pun bisa bernilai fantastis tergantung tahun dan kondisi barang.
Meski sama-sama memiliki motor incaran para kolektor, keduanya justru memiliki perlakuan yang berbeda pada kuda besi masing-masing.
Raffi Ahmad memperlakukan Yamaha F1ZR seperti tak terurus. Salah satu indikasinya yakni melihat pajak motor yang sudah telat dari tenggat waktu.
Berdasarkan data dari Samsat Banten, motor Raffi Ahmad tersebut sudah telat lebih dari seminggu. Tanggal terakhir Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tersebut yakni 24 September 2024.
Padahal pajak motor ayah Rafathar ini tak begitu malah. Jika dilihat dari data Samsat Banten, Raffi harus mengeluarkan uang sejumlah Rp 148,4 ribu dengan rincian PKB pokok Rp 103,3 ribu, PKB denda senilai Rp 2,1 ribu, SWDKLLJ Pokok sebesar Rp 35 ribu, dan denda SWDKLLJ senilai Rp 8 ribu.
Berbeda dengan apa yang dilakukan Ariel Noah terhadap Suzuki Shogun Kebo miliknya. Ia justru lebih taat aturan.
Baca Juga: Kontroversi Gelar Doctor Honoris Causa, Siapa sih yang Layak Menyandangnya?
Berdasarkan data Samsat Jawa Barat, motor miliknya sudah dibayarkan pajaknya. Terbukti tanggal jatuh tempo pajak pada 25 Juli 2025 sehingga Ariel bisa menggunakan di jalan hingga tahun depan.
Pajak motor Ariel NOAH tersebut terbilang cukup murah dibandingkan dengan milik Raffi Ahmad. Ia harus membayar pajak sebesar Rp 140,9 ribu dengan rincian PKB Pokok Rp 105,9 ribu dan SWDKLLJ senilai Rp 35 ribu.
Inilah beda perlakuan antara Raffi Ahmad dan Ariel NOAH pada motor masing-masing. Si telat pajak vs taat aturan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis