Suara.com - Chery, pabrikan mobil asal China, sedang mengembangkan baterai solid-state yang diklaim dapat memberikan jangkauan hingga 1.500 km dengan sekali pengisian daya. Baterai ini dijadwalkan akan digunakan pada mobil listrik Chery mulai tahun 2026.
Baterai solid-state dianggap sebagai teknologi masa depan untuk kendaraan listrik. Dibandingkan dengan baterai lithium-ion konvensional, baterai solid-state memiliki beberapa keunggulan, seperti:
- Daya tahan yang lebih tinggi
- Densitas energi yang lebih besar
- Waktu pengisian yang lebih cepat
- Risiko kebakaran yang lebih rendah
Pengembangan Baterai Chery
Menurut Carscoops, Chery telah mengembangkan prototipe baterai solid-state dengan kepadatan energi sebesar 400 Wh/kg. Mereka menargetkan untuk meningkatkan kepadatan energi hingga 600 Wh/kg pada tahun 2025.
Dengan menggunakan baterai solid-state, Chery memperkirakan bahwa mobil listrik mereka dapat mencapai jangkauan hingga 1.500 km dengan sekali pengisian daya. Hal ini akan membuat mobil listrik lebih praktis untuk digunakan sehari-hari.
Pengembangan Baterai Lainnya
Selain baterai solid-state, Chery juga telah mengembangkan baterai lithium-ion jenis baru dengan kepadatan energi yang tinggi. Baterai-baterai ini dapat memberikan jangkauan yang lebih jauh dengan waktu pengisian yang lebih cepat.
Pengembangan baterai solid-state oleh Chery merupakan langkah penting dalam menuju masa depan kendaraan listrik yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Dengan teknologi baterai yang baru, Chery dapat menawarkan mobil listrik dengan jangkauan yang lebih jauh dan waktu pengisian yang lebih cepat.
Baca Juga: Beda Kelas Pindad Garuda Limousine dan Esemka Garuda, Publik: Tidak Perlu Omon-Omon...
Berita Terkait
-
Beda Kelas Pindad Garuda Limousine dan Esemka Garuda, Publik: Tidak Perlu Omon-Omon...
-
Terungkap! Bocoran Spesifikasi dan Desain Kia Sonet EV, Jarak Tempuh 450 Km?
-
Deretan Mobil Mewah Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono yang Hartanya Capai Rp 2,6 Triliun, Ada Audi hingga Mini Cooper
-
Detik-detik Mobil di Bekasi Dibakar OTK Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Naik Motor
-
Apple Putuskan Tak Lanjutkan Proyek Mobil Listrik Otonom, Akhir dari Sebuah Mimpi Besar?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?
-
Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx
-
Teknologi REEV yang Banyak Ditawarkan pada Mobil China Sama dengan PHEV? Begini Penjelasannya...
-
Ini Mobil Toyota yang Paling Jarang Dibeli Sepanjang 2026, Beda Kelas
-
Rahasia Keunggulan Teknologi Global GAC AION di Pasar Mobil Listrik Indonesia
-
Honda Terlalu Mengandalkan Brio, 2026 Merosot
-
Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal