Suara.com - Jika Anda mengikuti perkembangan rilis truk terbaru Toyota, Anda mungkin melihat bahwa meskipun fokus pada elektrifikasi, hibrida mereka belum memimpin dalam efisiensi.
Faktanya, Toyota 4Runner terbaru dengan mesin hybrid i-Force Max malah memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih buruk di jalan tol dibandingkan dengan mesin bensin standar.
Dua Alasan Utama
Menurut The Drive, pertama, mesin bensin standar hanya tersedia dengan penggerak dua roda (2WD). Masalah ini semakin diperburuk oleh kenyataan bahwa i-Force Max hybrid hanya tersedia untuk trim atas 4Runner 2025, yang memiliki semua fitur off-road yang diinginkan penggemar, seperti 4WD, ground clearance ekstra, dan ban bergerigi, yang tidak baik untuk efisiensi bahan bakar.
Dengan mesin bensin standar, model 2WD SR5, Sport, dan Sport Premium memiliki rating 20 mpg di kota, 26 mpg di jalan tol, dan 22 mpg secara gabungan.
Sementara model Limited menawarkan angka yang sama di kota dan gabungan, tetapi hanya 24 mpg di jalan tol.
Peningkatan ke 4WD menurunkan angka tersebut menjadi 19/25/21 untuk trim SR4, Sport, Sport Premium, Off-Road, dan Off-Road Premium; jika Anda memilih Limited, justru meningkat menjadi 20 mpg di kota, 24 di jalan tol, dan 21 gabungan.
Sementara itu, i-Force Max hybrid hanya tersedia dengan 4WD. Semua enam trim (Off-Road, Off-Road Premium, Limited, Trailhunter, Platinum, dan TRD Pro) memiliki rating efisiensi bahan bakar yang sama: 23 mpg di kota, 24 mpg di jalan tol, dan 23 mpg gabungan.
Tantangan Hybrid di Jalan Tol
Baca Juga: Toyota: Relaksasi Pajak untuk Industri Otomotif Bisa Bikin Tebal Kantong Pemerintah
Mesin hybrid bekerja paling baik di dalam kota. Dalam truk atau SUV berat yang membebani sistem propulsi sejak awal, bantuan listrik memberikan dorongan torsi yang besar dalam konsumsi bahan bakar.
Menjaga torsi tersebut di kecepatan jalan tol adalah tantangan bagi hybrid; karena perjalanan terus-menerus menguras daya baterai, dorongan torsi itu hilang.
Ditambah lagi dengan pilihan desain yang tidak aerodinamis dari paket off-road 4Runner, dan tiba-tiba efisiensi bahan bakar tidak terlihat bagus.
Berita Terkait
-
Toyota: Relaksasi Pajak untuk Industri Otomotif Bisa Bikin Tebal Kantong Pemerintah
-
Pulang Kampung: Eks Jenderal Jeep Siap Selamatkan Nissan
-
Taksi Hijau Tosca Berkeliaran di Jalanan Jakarta, Vinfast Ekspansi?
-
Mobil Listrik Mendadak Mati Total, Pengendara Terkunci di Jalan Tol, Duh!
-
Fokus Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Usai Pensiun, Moeldoko: MAB Sudah Dilihat Eksistensinya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan