Ia juga mengundang para pengunjung untuk merasakan langsung pengalaman luar biasa di booth C2 C5 pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, yang akan berlangsung dari 13 hingga 23 Februari.
Lei Ming menjelaskan, Yadea telah mengakhiri kerja sama operasional sebelumnya dan secara resmi memulai era baru dengan operasi independen di Indonesia. Pihaknya akan terus berfokus pada kebutuhan pengguna dan memberikan pelayanan terbaik bagi setiap konsumen. Selain itu, Yadea juga berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperkuat layanan purna jual.
"Yadea telah merancang strategi layanan purna jual yang komprehensif, membangun sistem dukungan purna jual yang efisien dan efektif. Melalui berbagai saluran layanan, kami memastikan setiap masalah garansi pengguna akan mendapatkan respons dan solusi cepat. Baik melalui platform layanan purna jual resmi Yadea, situs web resmi Yadea Indonesia, atau di toko-toko terdekat, pengguna dapat menikmati dukungan yang cepat dan profesional,” paparnya.
Didirikan pada tahun 2001 dan berpusat di China, Yadea adalah merek terkemuka global di bidang kendaraan listrik. Berkat inovasi teknologi dan kualitas yang luar biasa, Yadea telah menjadi pemimpin industri sepeda motor listrik, sepeda listrik, dan skuter listrik di seluruh dunia.
Dengan penjualan global yang telah melampaui 100 juta unit, Yadea telah meraih posisi nomor satu dalam penjualan kendaraan listrik dunia selama 8 tahun berturut-turut. Teknologi TTFAR yang dikembangkan secara mandiri oleh Yadea, serta penggunaan baterai grafena, memungkinkan produk-produknya unggul dalam hal daya jelajah, efisiensi energi, dan masa pakai yang lebih lama.
Tidak hanya memimpin pasar di China, Yadea juga telah mencapai kesuksesan signifikan di berbagai negara di seluruh dunia. Di Indonesia, Yadea telah mendirikan pabrik dan memulai operasi secara independen, mempertegas komitmennya dalam memperkenalkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang inovatif di pasar lokal.
Kunjungi Website Resmi Yadea Indonesia
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs web resmi Yadea Indonesia di Yadea Indonesia.
Baca Juga: Dukung Hilirisasi Mineral, Antam Fokus Lanjutkan Proyek Strategis 2025
Berita Terkait
-
Bridgestone Akui Harga Jadi Tantangan untuk Bersaing dengan Merek Ban China
-
Mitsubishi Siapkan Mobil Listrik Sekaliber HR-V? Begini Bocorannya
-
Road to IMX 2025: NMAA Great of Indonesia Bawa Karya Anak Bangsa ke Osaka Auto Messe
-
Series Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025: 8VOLUTION Resmi Dimulai
-
Donald Trump Cabut Mandat EV, Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia Ambyar?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi