Suara.com - PT Toyota-Astra Motor (TAM) berkolaborasi dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), menjalankan project penamaan halte (naming rights) Halte Pasar Senen menjadi Halte Senen Toyota Rangga.
Inisiatif ini sejalan dengan langkah strategis PT TAM untuk mendukung peningkatan solusi mobilitas yang relevan di perkotaan, meningkatkan perputaran ekonomi lokal, mempermudah akses transportasi umum, sekaligus memperkenalkan kendaraan niaga serbaguna terbaru Toyota Hilux Rangga sebagai solusi mobilitas yang dapat mendukung berbagai sektor usaha.
Halte Pasar Senen dipilih karena memiliki peran penting sebagai salah satu pusat aktivitas perekonomian, sosial, dan mobilitas masyarakat Jakarta. Pasar Senen yang telah ada sejak tahun 1733, merupakan simbol dari semangat kewirausahaan dan kerja keras pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sejalan dengan semangat “Multi Solution for All” dari Hilux Rangga.
Pemberian nama baru halte ini bukan hanya sebagai media branding, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi dalam menciptakan ekosistem transportasi publik yang terintegrasi, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban masa kini.
“Peluncuran Halte Senen Toyota Rangga menjadi langkah awal Toyota untuk berpartisipasi aktif dalam integrasi mobilitas publik dan individual, sejalan visi pemerintah untuk menciptakan ekosistem transportasi urban yang lebih terintegrasi, efisien, dan merata. Project ini merupakan terobosan langkah strategis kami dalam menciptakan semangat inovasi dan mobilitas kepada masyarakat. Melalui inisiatif ini, Toyota ingin hadir lebih dekat di titik-titik mobilitas masyarakat dan menjadi bagian dari perjalanan usaha mereka sehari-hari,” jelas Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, Jumat (18 April 2025).
Berbekal pengalaman panjang sejak menghadirkan Kijang Pick Up pada tahun 1977, Toyota menghadirkan Hilux Rangga sebagai solusi mobilitas baru yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan industri, pengembangan bisnis, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia, baik di perkotaan maupun pedesaan.
Mobil niaga ini hadir sebagai partner terbaik dalam mewujudkan potensi yang lebih besar dalam kehidupan dan usaha masyarakat.
Toyota Hilux Rangga merupakan kendaraan niaga serbaguna dengan desain modular yang dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari logistik, kuliner, layanan publik, hingga solusi usaha kreatif.
Sejalan dengan identitas Hilux Rangga sebagai Multi Solution for All, kolaborasi melalui Halte Senen Toyota Rangga ini memperkuat posisi Hilux Rangga sebagai mitra mobilitas bisnis yang adaptif dan sesuai kebutuhan pelanggan.
Baca Juga: BYD Perlahan Lampaui Penjualan Toyota, Ternyata Ini Model Paling Diminati
Penamaan Halte Senen Toyota Rangga membawa pesan dukungan yang kuat bagi para pelaku usaha di kawasan Senen yang ikonik. Dengan meningkatnya popularitas, visibilitas dan aksesibilitas halte, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih hidup, ramai, dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Halte Senen Toyota Rangga diharapkan menjadi landmark baru yang mendukung perkembangan kawasan bersejarah ini, yang juga sejalan dengan tugas Hilux Rangga dalam mendukung bisnis pelanggan.
“Kami percaya bahwa solusi mobilitas lebih dari sekadar memindahkan orang. Dengan adanya Halte Senen Toyota Rangga, kami bertujuan untuk mendukung tidak hanya transportasi yang lebih baik, tetapi juga komunitas dan bisnis lokal yang bergantung pada mobilitas sehari-hari. Karena mobilitas bukan hanya urusan berpindah tempat, tapi juga upaya menciptakan peluang dan meningkatkan produktivitas. Project ini adalah langkah menuju ekosistem mobilitas yang lebih terintegrasi dan inklusif secara berkelanjutan, serta mendukung kemajuan ekonomi lokal,” tutup Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian
-
Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim
-
Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi
-
Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran
-
Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?
-
Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum