2. Honda Brio Satya (Generasi Pertama, 2013-2017)
Jika kamu mencari mobil LCGC dengan sentuhan sporty dan performa yang sedikit lebih bertenaga, Honda Brio Satya adalah jawabannya.
Meski harganya sedikit di atas Agya-Ayla, Brio menawarkan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan.
Mengapa Cocok untuk Mahasiswa?
Desain Keren: Tampilannya lebih dinamis dan modern, cocok untuk mahasiswa yang ingin tampil gaya.
Mesin Bertenaga: Mesin 1.200 cc i-VTEC tidak hanya irit (sekitar 16-20 km/liter) tapi juga memberikan akselerasi yang responsif.
Handling Lincah: Karakter suspensinya yang stabil membuat mobil ini asyik diajak bermanuver.
Perkiraan Harga: Rp80 juta - Rp100 jutaan.
3. Suzuki Karimun Wagon R (2013-2017)
Baca Juga: 4 Pilihan Mobil Bekas Tahun Muda Rp50 Jutaan, Kabin Luas Cocok untuk Keluarga!
Suzuki Karimun Wagon R menawarkan sesuatu yang unik: kabin yang super lega berkat desainnya yang tinggi (tall boy).
Ini adalah pilihan cerdas bagi mahasiswa yang sering bepergian bersama teman atau membawa banyak barang.
Mengapa Cocok untuk Mahasiswa?
Kabin Lapang: Ruang kepala (headroom) yang sangat lega memberikan kesan interior yang luas dan tidak sumpek.
Iritnya Juara: Dikenal sebagai salah satu mobil paling irit, konsumsi BBM-nya bisa tembus di atas 20 km/liter untuk pemakaian luar kota.
Mesin Bandel: Menggunakan mesin K10B yang sudah teruji daya tahannya dan perawatannya sangat simpel.
Perkiraan Harga: Rp60 juta - Rp80 jutaan.
4. Datsun GO+ Panca (2014-2017)
Datsun GO+ Panca adalah satu-satunya LCGC 5+2 seater di masanya.
Meskipun baris ketiganya lebih cocok untuk anak-anak atau sebagai ruang bagasi tambahan, fleksibilitas ini menjadi nilai plus yang tidak dimiliki kompetitornya.
Mengapa Cocok untuk Mahasiswa?
Muat Banyak: Bisa jadi andalan saat ada tugas kelompok atau acara himpunan yang butuh angkutan lebih.
Irit BBM: Menggunakan basis mesin yang sama dengan Nissan March 1.200 cc, mobil ini cukup efisien dengan konsumsi sekitar 17-19 km/liter.
Harga Sangat Terjangkau: Harga bekasnya termasuk yang paling jatuh, menjadikannya value for money yang sangat baik.
Perkiraan Harga: Rp55 juta - Rp75 jutaan.
5. Kia Picanto (Generasi Pertama Facelift, 2008-2010)
Kia Picanto generasi pertama (terutama versi facelift yang dijuluki "Picanto Cosmo") menawarkan desain yang imut, fun to drive, dan kualitas rakitan yang solid untuk harganya.
Mengapa Cocok untuk Mahasiswa?
Desain Unik: Tampilannya yang membulat dan chic membuatnya tidak pasaran di jalan.
Fitur Lebih Baik: Dibanding LCGC tahun awal, beberapa varian Picanto sudah dilengkapi fitur seperti power window di keempat pintu dan fog lamp.
Irit dan Gesit: Mesin 1.100 cc-nya cukup irit untuk penggunaan dalam kota (sekitar 13-15 km/liter) dan sangat gesit.
Perkiraan Harga: Rp50 juta - Rp65 jutaan.
6. Hyundai i10 (2009-2012)
Hyundai i10 menawarkan kenyamanan berkendara yang baik dan kualitas interior yang terasa lebih solid dibandingkan mobil LCGC.
Mengapa Cocok untuk Mahasiswa?
Kabin Nyaman: Kualitas material interior dan peredaman kabinnya terasa setingkat di atas LCGC.
Praktis: Sama seperti city car lainnya, ukurannya yang kompak memudahkan mobilitas di perkotaan.
Harga Kompetitif: Dengan budget di bawah Rp 70 jutaan, kamu sudah bisa mendapatkan unit dengan kondisi yang baik.
Perkiraan Harga: Rp55 juta - Rp70 jutaan.
7. Daihatsu Sirion (Generasi Kedua, 2011-2014)
Jika kamu punya budget sedikit lebih, Daihatsu Sirion generasi kedua bisa menjadi pilihan naik kelas dari LCGC.
Mobil ini menawarkan ruang yang lebih lega, fitur lebih lengkap, dan desain yang sporty, terutama untuk varian facelift.
Mengapa Cocok untuk Mahasiswa?
Ruang Lega dan Fleksibel: Kabinnya terasa lebih luas dibanding LCGC, dengan bagasi yang juga lebih akomodatif.
Tampilan Stylish: Desainnya yang terinspirasi dari pasar Eropa membuatnya terlihat lebih modern.
Build Quality Baik: Sebagai produk CBU (Completely Built Up) dari Malaysia, kualitas rakitannya terasa kokoh.
Perkiraan Harga: Rp75 juta - Rp90 jutaan.
Berita Terkait
-
Mau Wisuda Kekinian tapi Tetap Hemat? Ini 6 Tips yang Bisa Dicoba
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
-
Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi
-
Daftar 5 Mobil Bekas Irit BBM yang Bisa Jadi Alternatif Mobil Hybrid
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun