Suara.com - Buat kamu yang sedang cari motor bekas dengan bujet Rp10-20 jutaan, sekarang adalah waktu yang tepat.
Di segmen ini, kamu bisa mendapatkan motor matik populer dengan fitur modern, mesin irit, dan tampilan yang masih kekinian.
Cocok untuk kamu yang butuh kendaraan harian yang nyaman, praktis, dan tetap gaya.
Motor-motor di kelas ini biasanya sudah dilengkapi teknologi injeksi, sistem pengereman yang lebih baik, dan desain yang tidak ketinggalan zaman.
Selain itu, harga motor bekas masih cukup stabil, sehingga cocok juga untuk investasi jangka menengah.
Berikut adalah 5 motor bekas paling banyak dicari di rentang harga Rp10-20 jutaan, menurut data yang dirilis OLX per Juni 2025.
1. Honda Vario (2017-2019)
- Harga di pasaran: Rp13-19 jutaan
- Mesin: 125-150 cc, SOHC, eSP, pendingin cairan
Vario jadi primadona di kelas skutik bongsor. Desainnya sporty, fitur lengkap seperti Idling Stop System dan Combi Brake System, serta konsumsi BBM yang irit.
Cocok untuk kamu yang ingin motor harian dengan performa mantap dan tampilan elegan.
Baca Juga: Ini 5 Motor Bekas yang Paling Banyak Dicari, Harga di Bawah Rp10 Juta
2. Honda Beat (2021-2024)
- Harga di pasaran: Rp13-17 jutaan
- Mesin: 109,5 cc, SOHC, eSP
Beat tetap jadi motor sejuta umat karena ukurannya kompak, irit bensin, dan mudah dirawat. Versi terbaru sudah dilengkapi rangka eSAF dan power charger. Cocok untuk kamu yang butuh mobilitas tinggi dan ingin motor yang ringan serta gesit.
3. Honda Scoopy (2021-2024)
- Harga di pasaran: Rp15-19,5 jutaan
- Mesin: 110 cc, SOHC, eSP
Scoopy hadir dengan gaya retro modern yang cocok buat kamu yang ingin tampil beda. Fitur Smart Key System dan Combi Brake System bikin pengalaman berkendara makin nyaman. Cocok untuk kamu yang suka motor stylish tapi tetap fungsional.
4. Yamaha Nmax (2016-2019)
- Harga di pasaran: Rp15-21 jutaan
- Mesin: 155 cc, SOHC, VVA
Nmax adalah skutik premium yang nyaman untuk perjalanan jauh. Posisi duduk bisa selonjoran, suspensi empuk, dan kapasitas tangki besar.
Berita Terkait
-
Ini 5 Motor Bekas yang Paling Banyak Dicari, Harga di Bawah Rp10 Juta
-
Honda BeAT Bekas Mulai Rp4 Jutaan, Kenali Kelebihan dan Kekurangan
-
Modal Rp7 Jutaan Bisa Punya Cafe Racer Keren? Ini 8 Motor Kopling Bekas Paling Dicari
-
7 Motor Matic Bekas yang Jadul tapi Masih Layak Dibeli di Tahun Ini, Mesin Bandel Mulai Rp4 Jutaan
-
Budget Rp3 Juta Dapat Motor Bekas Apa? Ada 5 Tunggangan Laris Manis di Jalanan Ini
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki
-
Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor
-
Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi
-
Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele