Suara.com - Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Atsushi Kurita mengatakan mobil terbaru Mitsubishi Destinator berpeluang memiliki varian hybrid.
Kurita, di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025, Senin (28/7/2025), mengatakan Destinator menggunakan mesin 4B40 MIVEC terbaru, yang bisa dipadankan dengan sistem plug in hybrid atau PHEV.
"Untuk Destinator ini, sudah menggunakan mesin baru 4B40 dan teknologi ini bisa compatible dengan plug ini hybrid vehicle (PHEV). Jadi sebenarnya bisa saja diproduksi model hybrid-nya," terang Kurita.
Adapun mesin Destinator, yakni 4B40 MIVEC merupakan pengembangan dari mesin yang sama pada model Mitsubishi Eclipse. Mobil ini juga memiliki varian PHEV yang dijual di beberapa negara.
Lebih lanjut, Kurita menjelaskan bahwa selain Destinator, Mitsubishi juga sudah memiliki beberapa model mobil hybrid di jajaran produknya. Termasuk di antaranya adalah Xpander Hybrid dan Xforce Hybrid yang sudah dijual di Thailand.
Saat ditanya soal kemungkinan mobil-mobil hybrid Mitsubishi akan dijual di Indonesia dalam waktu dekat, Kurita menerangkan bahwa saat ini MMKSI masih fokus untuk memperkenalkan Destinator ke pasar yang lebih luas lagi.
Mitsubishi Destinator diluncurkan pada 17 Juli kemarin di Jakarta dan mulai dijual secara resmi pada 23 Juli malam. Sampai Minggu (27/7/2025) kemarin, MMKSI mengatakan sudah lebih dari 2000 unit mobil itu terjual di Tanah Air.
"Untuk Indonesia, prioritasnya lebih kepada bagaimana menjangkau konsumen yang lebih luas," terang Kurita.
Kurita mengungkapkan, Destinator yang sudah dibekali mesin dengan teknologi turbocharger selain memiliki performa yang kuat juga menawarkan efisiensi bahan bakar yang bagus. Sehingga tidak kalah jauh dibandingkan dengan hybrid.
Baca Juga: Harga Mitubishi Destinator di Denpasar, Surabaya, Semarang hingga Medan
Ia mengatakan setelah MMKSI rampung memperkenalkan Mitsubishi Destinator di Indonesia, maka pihaknya akan mulai memikirkan untuk memperkenalkan model-model hyrid di Tanah Air.
Berita Terkait
-
Kesan Singkat Menjajal Isuzu MU-X Penantang Toyota Fortuner di GIIAS 2025
-
Mengenal Teknologi Canggih AION UT, Mobil Listrik Rp 300 Jutaan
-
Parade Mobil Baru GIIAS 2025: SUV Listrik Suzuki Hingga MPV Canggih Wuling
-
Harga Mitsubishi Destinator Bisa Berubah Setelah September, Naik atau Turun?
-
Belum Sepekan Dijual, Sudah Ribuan Mitsubishi Destinator Dipesan di Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti