Suara.com - BYD membuat gempar jagat otomotif Indonesia di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025 saat meluncurkan mobil listrik Atto 1 dengan harga di bawah Rp 200 juta.
President Director BYD Motor Indonesia Eagle Zhao, yang ditemui di arena GIIAS 2025, di ICE, BSD pada Rabu (30/7/2025) mengatakan peluncuran Atto 1 dan strategi harganya sudah dirancang sejak lama.
Pada kesempatan yang sama ia juga mengungkap rahasia mengapa harga Atto 1 bisa dijual dengan harga murah di Tanah Air, meski masih diimpor secara utuh dari China.
"Tapi dua tahun lalu kami sebenarnya sudah melakukan studi yang komprehensif tentang city car di Indonesia," terang Eagle di booth BYD.
Ia membandingkan dengan BYD M6, mobil 7 penumpang listrik pertama di Indonesia yang meluncur setahun lalu dan dijual dengan harga cukup miring, yakni di kisaran Rp 300 juta.
"Ini membuktikan bahwa strategi harga kami selama 18 bulan terakhir cukup solid," ujar Eagle.
Sayangnya dalam kesempatan itu pihak BYD Indonesia enggan membocorkan sudah berapa unit Atto 1 telah terpesan di Indonesia, sejak diluncurkan pada 23 Juli, hari pertama GIIAS 2025.
Meski demikian BYD mengakui bahwa minat publik terhadap Atto 1 cukup tinggi, tidak saja di GIIAS 2025 tetapi juga di sekitar 50an dealernya yang sudah tersebar di Tanah Air.
"Kami juga terkejut, ternyata harga yang aksesibel ini bisa diterima dengan sangat baik oleh masyarakat," beber Eagle.
Baca Juga: Dua Mobil Listrik Wuling Tampil Berbeda di GIIAS 2025, Dibuat Retro Juga Oke!
Lebih lanjut ia menerangkan, BYD mampu menjual mobil-mobilnya termasuk Atto 1 dengan harga murah karena strategi integrasi vertikal yang dipegang oleh perusahaan.
Yang dia maksud dengan integrasi vertikal itu adalah kemampuan BYD untuk memproduksi hampir semua komponen mobil listriknya secara mandiri.
Ia mengeklaim, saat ini hanya komponen seperti ban dan kaca mobil yang belum diproduksi oleh BYD.
"BYD adalah satu-satunya pembuat mobil yang memiliki teknologi lengkap, mulai dari baterai, motor listrik, sampai bahkan semikonduktor," terang dia.
Adapun harga BYD Atto 1, yang diumumkan di GIIAS 2025, mulai dari Rp 195 juta hingga Rp 235 juta.
Berita Terkait
-
GIIAS 2025: Duel Mobil Listrik Murah, Seres E1 Vs BYD Atto 1, Mana yang Terbaik?
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik Termurah Juli 2025 Alternatif BYD Atto 1, Mulai Rp180 Jutaan
-
BYD Atto 1 Kebanting, Mobil Listrik Ini Tawarkan Harga Jauh Lebih Murah Setara Banderol Motor
-
Budget Beli Atto 1 Belum Cukup? Ini 5 Alternatif City Car Bekas Mulai 60 Jutaan yang Gak Kalah Keren
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD Terbaru 2025 di Indonesia: BYD Atto 1 hingga M6
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik