- BYD Atto 1 (sebelumnya Seagull) mencatat penjualan tinggi, meraih 4.195 SPK sejak GIIAS 2025 dan mencapai 9.396 unit Oktober 2025.
- Otoproject meluncurkan lini aksesoris premium untuk BYD Atto 1 guna memenuhi permintaan personalisasi dari pemilik muda.
- Aksesoris tersebut meliputi peningkatan fitur elektronik, perlindungan baterai, serta komponen interior dan eksterior untuk kenyamanan dan keamanan.
Suara.com - Tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik kompak terbukti lewat angka penjualan BYD Atto 1. Sejak peluncuran perdananya di GIIAS 2025, mobil yang sebelumnya dikenal sebagai BYD Seagull ini mencatatkan 4.195 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Bahkan hingga Oktober 2025, angka penjualan telah menembus 9.396 unit.
Merespons tren positif tersebut, Otoproject sebagai penyedia produk aftermarket di Indonesia meluncurkan lini aksesoris premium yang dirancang presisi untuk BYD Atto 1. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan pemilik kendaraan yang didominasi oleh anak muda dan keluarga baru yang menginginkan sentuhan personal pada mobil mereka.
Meskipun BYD Atto 1 hadir dengan harga kompetitif, beberapa fitur bawaan dirasa masih bisa dimaksimalkan. Otoproject menawarkan solusi Smart Electronic Upgrade yang meliputi Retractable Mirror untuk melipat spion otomatis dan Power Tail Gate dengan kontrol remote.
Selain itu, tersedia Mirror DVR Nexus 2K, sebuah dashcam resolusi tinggi yang krusial untuk keamanan berkendara dan merekam insiden di jalan raya.
Bagi pemilik yang mengutamakan proteksi eksterior di kondisi jalanan Indonesia, tersedia EV Battery Guard berbahan aluminium atau baja untuk melindungi komponen vital baterai. Tampilan luar juga dapat didongkrak menjadi lebih sporty dengan Door Handle Cover, Mirror Cover bernuansa karbon atau Piano Black, serta Mud Guard.
Masuk ke bagian kabin, Otoproject menyasar selera pengendara modern dengan serangkaian panel karbon pada Center Air Vent, kontrol AC, hingga konsol tengah. Aksesoris ini memberikan nuansa agresif namun tetap elegan.
Untuk menjaga kerapian, tersedia juga Lower Center Console Multitray dan EV Trunk Organizer yang fungsional menyimpan kabel charger maupun barang harian.
"Otoproject berkomitmen menghadirkan aksesoris aftermarket yang tidak hanya mempercantik tampilan kendaraan, tetapi juga meningkatkan fungsi, kenyamanan, dan keamanan. Dengan hadirnya rangkaian lengkap untuk BYD Atto 1, kami ingin mendukung pengalaman berkendara pemilik kendaraan listrik di Indonesia secara lebih optimal," ujar Martin CEO Otoproject, Minggu (14/12/2025).
Seluruh aksesoris ini kini telah tersedia di jaringan Otoproject Garage yang tersebar di Cengkareng, Bintaro, Cibubur, Bekasi, Bandung, Surabaya, dan Bali, serta dapat dipesan melalui ratusan toko variasi rekanan maupun e-Commerce.
Baca Juga: Mending Dolphin atau M6? Segini Harga Mobil BYD Terbaru di Akhir 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP