- Meninggalkan mobil dalam waktu lama saat liburan memerlukan persiapan khusus agar komponen tidak rusak.
- Kebersihan bodi, tekanan angin ban, dan pengisian bahan bakar penuh adalah kunci mencegah korosi.
- Pencabutan kabel aki disarankan untuk mencegah tekor, namun perhatikan risiko reset sistem elektronik.
Suara.com - Pulang liburan bukannya senang, malah pusing karena mobil mogok atau cat rusak saat hendak dipakai kembali bekerja?
Hindari drama perbaikan yang menguras dompet hingga jutaan rupiah dengan melakukan persiapan parkir jangka panjang yang benar.
Memarkir kendaraan untuk waktu lama saat ditinggal berlibur membutuhkan strategi khusus agar kondisi mesin dan eksterior tetap prima.
Banyak pemilik mobil yang meremehkan hal ini, padahal dampaknya bisa fatal mulai dari aki soak hingga ban benjol permanen.
Sebagai konsumen cerdas, Anda wajib melakukan langkah preventif berikut ini sebelum menyerahkan kunci rumah dan berangkat berlibur.
Berikut adalah panduan lengkap merawat mobil yang akan ditinggal lama:
- Cuci Bersih Eksterior dan Interior
Pastikan mobil dicuci bersih sebelum diselimuti untuk mencegah kotoran burung atau getah pohon mengering yang bisa merusak lapisan cat secara permanen.
- Wajib Gunakan Cover Mobil (Sarung Mobil)
Jika parkir di luar ruangan lebih dari dua hari, penggunaan car cover hukumnya wajib untuk melindungi privasi dan cat dari paparan sinar UV atau hujan.
- Pilih Lokasi Parkir yang Strategis
Hindari parkir di bawah pohon rindang yang berisiko tumbang atau area rendah yang rawan banjir saat hujan deras turun tiba-tiba.
Baca Juga: Viral! Ini Isi Paket MBG Saat Liburan Sekolah di Blitar Bikin Warganet Iri
- Isi Penuh Tangki Bahan Bakar
Mengisi bensin hingga full tank sangat efektif mencegah terjadinya kondensasi atau pengembunan di dalam tangki yang bisa memicu karat dan air bercampur bensin.
- Naikkan Tekanan Angin Ban
Tambahkan tekanan angin ban sedikit di atas standar (sekitar 2-3 PSI) untuk mencegah flat spot atau ban menjadi gepeng akibat menahan beban diam terlalu lama.
- Cek Level Cairan Vital
Luangkan waktu lima menit untuk memeriksa dipstick oli mesin, air radiator (coolant), dan minyak rem agar mobil siap langsung dipacu saat Anda kembali nanti.
- Cabut Kabel Aki (Negatif)
Untuk mencegah aki tekor karena arus bocor, cabut kabel negatif aki atau gunakan alat battery tender, namun waspadai risiko reset pada head unit atau alarm mobil Anda.
Ingat, mencegah kerusakan jauh lebih murah daripada memperbaiki komponen yang rusak akibat kelalaian sederhana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia