Suara.com - Motor bebek pernah menjadi raja di jalanan Indonesia, ringan, irit bahan bakar, mudah dirawat, dan tetap tangguh di berbagai kondisi jalan. Meski tren skutik dan motor sport makin populer, motor bebek 150cc tetap punya basis penggemar setia karena kombinasi performa dan efisiensinya.
Tahun 2026 membawa sejumlah pilihan menarik dari berbagai merek, dengan harga yang kompetitif untuk segala kebutuhan, dari harian hingga ringan touring.
Artikel ini akan membahas rekomendasi motor bebek 150cc yang paling murah namun tetap berkualitas, beserta estimasi harga terbaru di Indonesia.
1. Yamaha MX King 150
Motor bebek berkapasitas 150cc ini jadi favorit banyak orang karena performanya yang sporty sekaligus nyaman dipakai harian. Mesin 149,79 cc dengan transmisi manual 5-percepatan membuatnya responsif saat dibawa kecepatan sedang atau tinggi. Desain agresifnya juga memberi kesan lebih modern dibanding motor bebek konvensional.
Estimasi Harga: sekitar Rp 28.000.000 – Rp 28.125.000 (OTR Jakarta)
Kenapa direkomendasikan?
- Mesin lebih bertenaga dari motor bebek 125cc
- Pilihan ideal bagi rider yang mau performa tanpa lari ke motor sport
2. Honda Supra GTR 150
Honda Supra GTR 150 adalah pilihan cocok buat kamu yang suka motor bebek yang kuat di jalan perkotaan maupun luar kota. Mesin 150cc-nya dikenal responsif dan irit BBM dengan posisi berkendara yang nyaman.
Estimasi Harga: sekitar Rp 26.700.000 – Rp 27.000.000
Kenapa direkomendasikan?
Baca Juga: 7 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling yang Kuat Nanjak, Tangguh dan Irit
- Handling stabil dan nyaman untuk kecepatan menengah
- Estimasi harga masih kompetitif di segmen 150cc
3. Honda Sonic 150R
Kalau kamu mencari motor bebek dengan tampilan lebih sporty dan agresif, Honda Sonic 150R layak dipertimbangkan. Dengan mesin 149,16cc DOHC berpendingin cairan dan bobot ringan, motor ini cukup lincah di perkotaan.
Estimasi Harga: sekitar Rp 28.000.000 – Rp 29.200.000
Kenapa direkomendasikan?
- Desain sporty yang menarik bagi rider muda
- Performa mesin cocok untuk penggunaan harian dan sesekali touring ringan
4. Suzuki Satria F150
Sosok legendaris motor bebek performa tinggi, Suzuki Satria F150 tetap jadi opsi menarik jika kamu mencari kombinasi speed dan fun riding. Mesin DOHC berteknologi modern membuat akselerasinya tetap responsif.
Estimasi Harga: sekitar Rp 29.000.000 – Rp 31.000.000
Kenapa direkomendasikan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus