- PT Permata Otomotif Indonesia meresmikan dealer flagship Peugeot Motocycles berkonsep 3S di Cilandak Barat, Jakarta, pada Selasa, 5 Mei 2026.
- Perusahaan memperkenalkan motor Django 150 Café Racer bermesin injeksi 150cc sebagai produk unggulan untuk pasar skuter premium tanah air.
- Manajemen berkomitmen meningkatkan layanan purna jual serta berencana melakukan ekspansi jaringan dealer ke wilayah Semarang dan juga Bali.
Suara.com - PT Permata Otomotif Indonesia (POI) sebagai distributor resmi Peugeot Motocycles di Indonesia memperkuat eksistensinya dengan meresmikan dealer flagship pertama di Cilandak Barat Jakarta Selatan.
Langkah strategis ini menandai kembalinya brand ikonik asal Prancis tersebut dengan komitmen layanan purna jual yang lebih solid bagi para pecinta otomotif tanah air.
Fasilitas baru di Jakarta Selatan ini mengusung konsep 3S yaitu Sales, Service, dan Spare-parts guna menjamin kenyamanan konsumen secara menyeluruh.
Direktur PT Permata Otomotif Indonesia William Sinanta menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah kepuasan pelanggan melalui manajemen yang lebih profesional.
"Pembukaan dealer ini adalah bagian dari janji kami untuk lebih dekat dengan konsumen. Kami memastikan bahwa kendala masa lalu terkait dokumen kendaraan dan ketersediaan suku cadang tidak akan terulang kembali di bawah manajemen kami," ujar William, di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Dalam momentum peresmian ini Peugeot turut memperkenalkan lini produk unggulan seperti Django Classic dan varian terbaru Django 150 Cafe Racer. Motor ini hadir dengan aura sporty namun tetap mempertahankan karakter neo-retro yang menjadi ciri khas brand tersebut.
Komisaris PT Permata Otomotif Indonesia Haryanto Damanik menjelaskan bahwa Django Cafe Racer tampil lebih sporty tanpa mengorbankan kenyamanan.
"Ini adalah pilihan tepat bagi pengendara yang ingin tampil stylish namun tetap membutuhkan performa mesin yang efisien," ungkapnya.
Secara spesifikasi Django Cafe Racer dibekali mesin 150cc 4-tak injeksi yang mampu menghasilkan tenaga 12 hp dan torsi 13 Nm.
Baca Juga: Gengsi Eropa Harga Terjangkau, 5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta Ini Bikin Tampil Beda
Fitur pendukungnya mencakup lampu depan LED, panel instrumen baru, hingga sistem pengereman ABS untuk keamanan maksimal.
Selain memberikan layanan perawatan bagi pemilik motor Peugeot lama, ekspansi POI tidak akan berhenti di Jakarta saja. Perusahaan sudah merencanakan pembukaan jaringan outlet baru di kota besar lain seperti Semarang dan Bali guna menjangkau pasar skuter premium yang lebih luas di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?