- Geely Auto Indonesia meluncurkan SUV Geely Coolray bermesin bensin di Mandalika pada 21 Juli 2026 untuk pasar otomotif nasional.
- Keputusan penggunaan mesin pembakaran internal didasari oleh realitas dominasi pasar bensin serta belum meratanya infrastruktur pengisian daya listrik.
- Strategi pemilihan segmen SUV B ini bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang tangguh, dinamis, dan berteknologi tinggi.
Suara.com - Geely Auto Indonesia mengambil langkah berani dengan tetap mengandalkan mesin pembakaran internal atau ICE melalui peluncuran SUV Geely Coolray. Keputusan ini tergolong melawan arus mengingat industri otomotif nasional sedang gencar beralih ke kendaraan listrik.
Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia Constantinus Herlijoso mengungkapkan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada realitas pasar otomotif tanah air yang masih didominasi mobil bensin.
"Kalau dilihat dari data market, segmen ICE masih tetap lebih besar. Kita juga tahu penyebaran pasar otomotif di Indonesia sangat luas, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Papua," ujarnya di Mandalika, Lombok, Selasa (21 Juli 2026).
Herlijoso menilai infrastruktur pengisian daya listrik yang belum merata di seluruh pelosok Indonesia menjadi ganjalan utama bagi konsumen untuk beralih sepenuhnya.
"Di beberapa daerah infrastruktur SPKLU masih relatif jarang. Itu sebabnya kami tetap percaya diri bahwa ICE masih akan menjadi pilihan dan kebutuhan kendaraan harian masyarakat," katanya.
Selain faktor infrastruktur, pemilihan segmen SUV B juga menjadi strategi kunci karena permintaan yang konsisten tinggi di kota-kota besar Indonesia. Karakter jalanan yang beragam membuat masyarakat cenderung memilih mobil dengan postur tinggi.
"Coolray berada di segmen SUV B yang merupakan salah satu pasar terbesar saat ini. Masyarakat Indonesia juga cenderung menyukai SUV karena ground clearance lebih tinggi, posisi duduk lebih commanding dan lebih sesuai dengan karakter jalan di Indonesia," jelasnya.
Geely menegaskan bahwa posisi mereka bukan sekadar menjual unit dengan harga kompetitif melainkan mengedepankan kualitas dan teknologi bagi konsumen urban.
"Kami bukan menawarkan kendaraan yang sekadar murah tetapi kendaraan yang nyaman, aman, punya teknologi tinggi, serta performa yang baik. Jadi yang kami tawarkan adalah value," tambahnya.
Baca Juga: Harga Mepet, Apakah Mitsubishi Xforce HEV Ancaman Buat Honda HR-V e:HEV?
Target pasar yang disasar adalah para petrolhead atau pecinta mobil bensin yang masih menginginkan sensasi berkendara agresif dan dinamis.
"Kami melihat profil konsumennya adalah orang-orang yang berjiwa muda, mencari kendaraan yang dinamis dan agresif. Bagaimanapun juga petrolhead masih ada dan sensasi berkendara mobil ICE memang berbeda dengan mobil listrik," tutup Herlijoso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Makan Mewah di Teras Plataran, Hemat 30 Persen untuk Nasabah BRI
-
BRI Bersama PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi Perkuat Sinergi Berantas Scam dan Judi Online
-
Strategi Nekat Geely Lawan Arus di Tengah Tren Kendaraan Listrik
-
5 Rekomendasi Cushion Berformula Skin-Like untuk Pancaran Alami Kulit Wajah
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci PERBANAS dan BRI Cegah Kejahatan Digital
-
Melihat KDMP Tamanmartani, Potret Ideal Koperasi Desa Modern di Indonesia
-
BRI, OJK, dan Kemkomdigi Bersinergi Perkuat Pemberantasan Scam dan Judi Online
-
Perbandingan Spesifikasi Tecno Pova 8 5G vs POCO X8 Pro, Harga Beda Tipis
-
Warga Lebanon Bongkar Niat Culas Israel di Balik Peresmian Desa Pecontohan 'Anti-Zionis'
-
PERBANAS dan BRI Perkuat Sinergi Lawan Judi Online Lewat Literasi Keuangan