Otomotif / Motor
Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB
Honda ADV160 di India (Zigwheel, Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Honda ADV160 buatan India menjadi motor pertama yang sanggup menenggak Bio Etanol 85 persen.

  • Versi India dibekali panel meter TFT mewah, namun tanpa suspensi tabung di belakang.

  • Harga estimasi jauh lebih murah, berkisar Rp29,7 jutaan untuk peluncuran September mendatang.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari India, di mana Honda 2Wheelers India merilis 10 motor baru yang diproduksi secara lokal. Dari deretan motor tersebut, Honda ADV160 menyita perhatian paling besar.

Bukan sekadar merambah pasar Asia Tengah dengan desain adventure yang sudah kita kenal, skutik ini membawa inovasi radikal pada sistem pembakarannya yang diklaim sanggup menenggak bahan bakar Bio Etanol hingga 85 persen.

Inovasi ini menjadi pembeda paling mencolok jika dikomparasikan dengan peredaran Honda ADV160 di Indonesia. Walaupun di atas kertas sama-sama mengusung jantung pacu 157cc 4-klep eSP+ yang menghasilkan tenaga 16,3 Ps dan torsi 14,9 Nm, ADV160 versi 2026 made in India ini dirancang dengan material mesin khusus.

Honda mengklaim skutik ini menjadi sepeda motor pertama yang diciptakan untuk mendukung penuh program BBM E85 (campuran 15 persen bensin murni dan 85 persen Bio Etanol) yang sedang digalakkan oleh pemerintah India.

Jika melihat realita di Indonesia, adopsi bahan bakar etanol untuk kendaraan roda dua masih berada di tahap sangat awal. Saat ini, bahan bakar nabati tertinggi yang dipasarkan umum di Indonesia baru sebatas campuran etanol 5 persen (E5), misalnya pada produk Pertamax Green 95.

Honda ADV160 di India (ZIgwheel, Gemini AI)

Mesin motor standar di Indonesia pun belum semuanya diuji ketahanannya untuk menenggak kadar etanol tinggi, mengingat sifat etanol yang mengikat air dan bisa memicu korosi pada tangki baja serta merusak komponen karet atau plastik pada sistem injeksi jika materialnya tidak disesuaikan.

Lompatan teknologi dari E5 di Indonesia ke E85 di India ini menunjukkan bagaimana pabrikan otomotif harus menyesuaikan diri dengan regulasi energi lokal. Jika ADV160 versi India ini masuk ke Indonesia sekarang, ketersediaan infrastruktur SPBU yang menjual bahan bakar E85 tentu belum memadai.

Selain keistimewaan pada sistem bahan bakar, versi E85 ini justru dijual dengan fitur yang lebih mewah di area cockpit lewat penggunaan panel meter TFT berwarna yang mendukung konektivitas smartphone.

Namun, Honda India harus memangkas fitur suspensi belakang subtank menjadi shockbreaker ganda biasa. ADV160 E85 ini baru akan dirilis resmi pada September 2026 mendatang, dengan estimasi harga dari media lokal India berada di kisaran Rp29,7 jutaan, angka yang sangat miring jika dibandingkan dengan harga ADV160 di Indonesia yang sudah menyentuh angka hampir Rp40 juta.

Baca Juga: Apa Saja Merek Motor Listrik yang Populer di Indonesia? Ini 5 Rekomendasinya, Harga Mirip Vario

Load More