Otomotif / Motor
Senin, 27 Juli 2026 | 19:10 WIB
Muhammad Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior World Championship 2026. (Foto: AHM)
Baca 10 detik
  • Pebalap muda Muhammad Kiandra Ramadhipa mengamankan poin penting di Sirkuit Nevers Magny-Cours Prancis pada 27 Juli 2026.
  • Ramadhipa bangkit dari posisi ke-18 setelah sempat mengalami kendala teknis *wheelie* pada awal putaran balapan.
  • Tambahan poin tersebut menempatkan pebalap binaan Astra Honda Motor ini pada peringkat kelima klasemen sementara.

Suara.com - Pebalap muda berbakat asal Sleman Muhammad Kiandra Ramadhipa sukses mempertahankan posisinya di jajaran elit klasemen sementara FIM Moto3 Junior World Championship 2026. Meskipun harus menghadapi situasi sulit di Sirkuit Nevers Magny-Cours Prancis pebalap binaan PT Astra Honda Motor atau AHM ini tetap berhasil mengamankan poin penting sebelum memasuki masa rehat tengah musim.

Dalam balapan sepanjang 15 putaran tersebut pebalap yang memperkuat Honda Asia-Dream Racing Team ini sebenarnya memulai lomba dari posisi ke-12. Namun gangguan teknis sesaat setelah start membuat konsentrasinya teruji. Motor yang ia tunggangi mengalami wheelie atau roda depan terangkat sehingga posisinya merosot tajam ke urutan ke-18 pada lap-lap awal.

Ramadhipa tidak membiarkan kesalahan tersebut menghancurkan balapannya. Ia segera menunjukkan performa agresif dengan melibas tujuh pebalap lain hanya dalam waktu tiga putaran saja. Sayangnya saat ia berhasil kembali ke posisi ke-11 rombongan pebalap terdepan sudah menciptakan jarak yang terlalu jauh untuk dikejar.

Ramadhipa mengungkapkan tantangan yang ia hadapi selama jalannya perlombaan di sirkuit legendaris tersebut.

“Saya melakukan kesalahan saat start sehingga motor mengalami wheelie dan saya turun ke posisi ke-18. Rombongan terdepan sudah terlalu jauh untuk dikejar, sehingga saya memutuskan bertarung di grup kedua demi mengamankan poin. Ini bukan akhir pekan terbaik, tapi banyak pelajaran yang kami dapat. Saya akan memanfaatkan jeda musim panas untuk berlatih lebih keras agar tampil lebih kuat di Valencia," ujar Ramadhipa, Senin (27/7/2026).

Daya juang tinggi yang ditunjukkan oleh pemuda berusia 16 tahun ini mendapat apresiasi positif dari manajemen AHM. General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya menilai mentalitas yang ditunjukkan Ramadhipa merupakan cerminan karakter seorang juara.

"Kami melihat semangat yang kuat dari Ramadhipa untuk bangkit dan melesat lebih kencang di setiap kesempatan. Kami optimistis ia akan tampil lebih baik pada seri selanjutnya. Kami akan terus mendukung penuh perjalanannya di panggung balap kelas dunia," jelas Andy Wijaya.

Berkat tambahan poin dari Prancis Ramadhipa kini mengantongi total 64 poin dan duduk di peringkat kelima klasemen sementara. Peluang untuk naik ke posisi puncak masih sangat terbuka lebar pada sisa seri musim ini. Perjuangan pebalap lulusan Astra Honda Racing School 2022 tersebut akan berlanjut di Sirkuit Ricardo Tormo Spanyol pada September mendatang.

Baca Juga: Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3

Load More