- Berdasarkan data Sanken EV Bike, motor listrik menghemat biaya perawatan tahunan hingga Rp1,2 juta dibandingkan motor bensin.
- Sanken Swift menawarkan harga terjangkau Rp3,7 juta hingga Rp3,9 juta dengan jarak tempuh sejauh 45 kilometer.
- Polytron Fox 350 menggunakan skema sewa baterai seharga Rp16,5 juta dengan jarak tempuh maksimal 130 kilometer.
Suara.com - Siapa yang tidak pusing melihat angka di meteran bensin yang terus merangkak naik setiap bulannya? Di tengah situasi ini, tren motor listrik murah mulai mencuri perhatian bukan hanya karena desainnya yang futuristik, tapi karena janji efisiensi yang luar biasa.
Fenomena ini memicu pertanyaan besar: benarkah motor listrik jauh lebih hemat dibandingkan motor matic bensin yang sudah lama kita gunakan untuk mobilitas harian?
Ternyata, rahasia penghematan motor listrik tidak hanya berhenti pada absennya antrean di SPBU.
Berdasarkan data dari Sanken EV Bike, ada "harta karun" penghematan tersembunyi yang sering kali luput dari perhitungan calon pembeli, yaitu biaya bengkel tahunan.
Motor bensin konvensional memiliki ribuan komponen bergerak yang saling bergesekan, sehingga membutuhkan perawatan intensif agar tetap prima. Sebaliknya, motor listrik bekerja dengan sistem yang jauh lebih sederhana tanpa proses pembakaran internal yang kotor dan panas.
Mengutip langsung dari artikel panduan resmi Sanken, dijelaskan bahwa: "Seringkali, saat orang bicara soal hematnya sepeda motor listrik, yang dibahas melulu soal 'Listrik vs Bensin'.
Padahal, ada satu hidden gem penghematan lain yang sering dilupakan, yaitu: Biaya Bengkel". Jika kita bedah struk bengkelnya, motor matic bensin kelas 110-125cc rata-rata menghabiskan sekitar Rp1.490.000 per tahun untuk ganti oli mesin rutin, oli gardan, servis CVT, hingga penggantian busi dan filter udara.
Sementara itu, motor listrik seperti lini produk dari Sanken hanya membutuhkan biaya sekitar Rp150.000 hingga Rp200.000 saja per tahun untuk perawatan kampas rem dan minyak rem.
Selisih Rp1,2 juta per tahun ini tentu menjadi angka yang sangat manis untuk tabungan masa depan Anda.
Baca Juga: Motor Listrik Terbaik untuk Perjalanan Harian yang Tahan Air dan Rekomendasi Unitnya
Bagi Anda yang mulai melirik untuk beralih, berikut adalah beberapa opsi motor listrik dengan harga yang sangat kompetitif dan cocok untuk kantong pelajar maupun pekerja:
Sanken Swift
Jika anggaran Anda sangat terbatas namun membutuhkan mobilitas jarak pendek yang bergaya, Sanken Swift adalah pilihannya.
Dengan harga pasaran yang sangat terjangkau di kisaran Rp3,7 juta hingga Rp3,9 juta, motor ini menawarkan tenaga 500W dan jarak tempuh sekitar 45 km.
Meski harganya murah, motor ini sudah didesain dengan bodi yang kokoh dan aman untuk mengangkut beban hingga 160 kg, menjadikannya opsi paling masuk akal untuk sekadar ke minimarket atau kampus.
Sanken Dash
Berita Terkait
-
Motor Listrik Terbaik untuk Perjalanan Harian yang Tahan Air dan Rekomendasi Unitnya
-
Pentingkah Fitur IP67? Ini Perbandingan Motor Listrik untuk Jarak Tempuh Jauh
-
Bagaimana Cara Memilih Motor Listrik yang Cocok untuk Penggunaan Harian di Kota?
-
Berapa Harga Motor Bebek Baru 2026? Intip Keunggulannya yang Bikin Matic Minder
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Adolescence: Drama Kriminal yang Membongkar Sisi Gelap Remaja dan Internet
-
Beralih ke Motor Listrik: Adu Biaya Perawatan vs Motor Matic, Siapa yang Paling Bikin Dompet Happy?
-
Viral Bendera Merah Putih Terpasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya, Ini Faktanya
-
Anak Tak Menoleh Saat Dipanggil, Kapan Orang Tua Perlu Curiga Gangguan Pendengaran?
-
5 Lipstik Nude untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Akhir Matte hingga Satin
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Dede Yusuf Ungkap 'Lingkaran Setan' Korupsi Kepala Daerah
-
Kesepakatan Dagang RI-AS Digugat, Todung Mulya Lubis Sebut Peran Kemlu Kini Sangat Minim
-
Kepercayaan Igor Tolic Dibayar Tuntas, Pemain Muda Persib Tampil Tanpa Rasa Takut
-
Jakarta Target Stop Open Dumping di Bantargebang, Bisakah Target 2029 Tercapai?
-
Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026, Sasar Industri Pariwisata