Otomotif / Mobil
Kamis, 30 Juli 2026 | 13:25 WIB
Ilustrasi mobil listrik (Magnific)
Baca 10 detik
  • Mobil listrik menggunakan baterai sepenuhnya, sedangkan hybrid memadukan motor listrik dengan mesin bensin konvensional.
  • Mobil listrik hemat operasional tanpa emisi, hybrid lebih fleksibel untuk perjalanan jauh menggunakan bensin.
  • Pilihan kendaraan bergantung kebutuhan, akses pengisian daya, anggaran, serta kebiasaan berkendara sehari-hari pengguna.

 

Suara.com - Mobil listrik (EV) dan mobil hybrid semakin populer sebagai solusi transportasi ramah lingkungan.

Meski sering dianggap mirip karena sama-sama menggunakan motor listrik, keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam cara kerja, efisiensi, dan pengalaman berkendara.

Berikut perbedaan yang harus diketahui antara mobil listrik dan mobil hybrid.

1. Sumber Tenaga Penggerak

Mobil listrik sepenuhnya mengandalkan baterai dan motor listrik. Tidak ada mesin bensin sama sekali.

Sementara itu, mobil hybrid menggabungkan dua sumber, yaitu mesin bensin konvensional dan motor listrik.

Hybrid bisa berjalan hanya dengan listrik pada kecepatan rendah, tapi mesin bensin akan aktif saat dibutuhkan, terutama untuk jarak jauh atau akselerasi tinggi.

2. Konsumsi Bahan Bakar dan Pengisian

Mobil listrik atau EV murni tidak butuh bensin sama sekali. Anda mengisi daya di rumah atau stasiun pengisian (SPKLU). Waktu pengisian biasanya memakan waktu 30 menit hingga beberapa jam tergantung charger.

Baca Juga: 5 Mobil Listrik Harga Termurah di Indonesia 2026, Mulai Rp156 Jutaan

Mobil hybrid masih mengonsumsi bensin, meski jauh lebih irit dibanding mobil konvensional. Anda tidak perlu khawatir kehabisan daya listrik karena mesin bensin berfungsi sebagai cadangan.

3. Biaya Operasional dan Perawatan

Mobil listrik cenderung lebih mahal di awal pembelian, tetapi biaya operasionalnya jauh lebih rendah karena listrik lebih murah daripada bensin dan perawatan lebih sederhana (tidak ada oli mesin, filter bensin, atau busi).

Hybrid berada di tengah-tengah, yaitu harga beli lebih terjangkau daripada EV murni, tapi tetap butuh perawatan mesin bensin secara berkala.

4. Emisi dan Dampak Lingkungan

Mobil listrik menghasilkan nol emisi gas buang (zero tailpipe emission). Semua tenaga berasal dari listrik yang bisa berasal dari sumber terbarukan.

Load More