- Calon pembeli wajib memeriksa fisik motor bekas sebelum transaksi untuk menghindari risiko kendaraan bekas banjir.
- Pemeriksaan mencakup deteksi karat lumpur khas, kondisi radiator, area CVT, hingga komponen tangki dan fuel pump.
- Pembelian aman jika mesin utama tidak mengalami kerusakan parah akibat fenomena water hammer yang merugikan.
Suara.com - Membeli motor bekas bisa jadi merupakan "jalan ninja" bagi banyak anak muda dengan mobilitas tinggi tanpa harus boncos membeli unit baru.
Namun, selain memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, ada satu momok yang sangat ditakuti oleh calon pembeli, yaitu mendapatkan motor bekas banjir.
Motor yang pernah terendam air dalam waktu lama sering kali menyimpan "bom waktu" berupa kerusakan mesin dan kelistrikan yang sangat mahal untuk diperbaiki.
Oleh karena itu, mengetahui cara mendeteksi tanda-tanda fisik motor bekas banjir saat memeriksa unit secara langsung menjadi keahlian wajib agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.
Kapan dan di mana Anda harus mulai curiga? Pemeriksaan ini harus dilakukan secara detail sebelum Anda melakukan transaksi pembayaran di lokasi penjual atau diler.
Mengapa hal ini sangat penting? Karena air banjir, terutama yang membawa material lumpur, sangat korosif terhadap komponen logam dan kelistrikan motor.
Jika air sempat masuk ke ruang pembakaran dan motor dipaksa menyala, mesin bisa mengalami kerusakan fatal yang merusak seluruh komponen internalnya.
Bagaimana cara paling mudah untuk mengetahui apakah motor incaran Anda merupakan mantan korban banjir?
Menurut petunjuk dari kanal YouTube otomotif Chungbikeshop, salah satu indikator awal yang bisa diperhatikan adalah asal wilayah kendaraan melalui plat nomornya, seperti plat B yang areanya memang dikenal rawan banjir.
Namun, untuk memastikan kondisi mesin dan komponen lainnya, Anda perlu jeli memeriksa beberapa detail fisik berikut ini:
1. Cari Karat Lumpur yang Khas
Perhatikan area baut-baut mesin, rangka bagian dalam, hingga rantai. Karat akibat banjir memiliki ciri khas khusus yang berbeda dari karat akibat usia pemakaian.
Karat banjir biasanya disebabkan oleh sisa lumpur yang mengering di celah-celah sempit.
"Karat karena lumpur itu akan seperti ini... kalau kita kerok pakai kuku itu masih hilang," kata influencer sekaligus mekanik tersebut.
Anda juga bisa memperkirakan setinggi apa air merendam motor dengan mencari titik karat paling tinggi pada bodi atau mesin kendaraan tersebut.