- Produsen pelumas Motul menjadi sponsor utama ajang Motul Grand Prix of Japan 2026 di Mobility Resort Motegi.
- Pembalap Ducati Marc Marquez berhasil mengamankan podium pertama, diikuti Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di posisi berikutnya.
- Motul memperpanjang kemitraan strategis dengan penyelenggara MotoGP hingga musim 2030 untuk mendukung pengembangan teknologi pelumas.
Suara.com - Produsen pelumas asal Prancis, Motul, kembali mengukuhkan eksistensinya di arena balap dunia melalui status sebagai sponsor utama ajang Motul Grand Prix of Japan 2026. Seri ke-16 kejuaraan dunia tersebut berlangsung di Mobility Resort Motegi, Jepang.
Ajang balap ini menjadi panggung kemenangan bagi pembalap Ducati, Marc Marquez, yang sukses mengamankan podium pertama. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Keterlibatan Motul sebagai sponsor utama ajang ini merupakan bagian dari kolaborasi jangka panjang bersama penyelenggara MotoGP. Selain memegang hak penamaan seri balap, Motul juga menghadirkan booth interaktif yang memamerkan jajaran pelumas GP Series untuk kebutuhan sepeda motor harian.
“Bagi Motul, keterlibatan di MotoGP tidak hanya berkaitan dengan popularitas merek, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan teknologi pelumas. Kondisi balap yang kompleks memberikan masukan teknis yang dapat digunakan untuk mengembangkan dan menyempurnakan teknologi pelumas,” kata Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, Rabu (7/1/2026).
Kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari 15 tahun ini dipastikan terus berlanjut. Kedua belah pihak resmi memperpanjang kemitraan strategis hingga musim 2030.
Dalam kesepakatan tersebut, Motul tetap memegang lisensi title sponsor untuk beberapa seri utama, termasuk seri Jepang dan Valencia. Dukungan teknis juga mengalir kepada tim balap seperti Red Bull KTM Tech3 serta Prima Pramac Yamaha MotoGP.
“Perpanjangan kemitraan dengan MotoGP menunjukkan komitmen jangka panjang Motul terhadap kompetisi dan inovasi. Menjadi bagian dari kejuaraan balap motor terbesar di dunia memungkinkan kami menjadi co-creator of performance dengan bekerja bersama para pihak terbaik untuk terus mendorong batas teknologi dan semangat,” ujar Andreea.
Melalui langkah ini, lintasan balap kelas dunia difungsikan sebagai laboratorium pengujian ekstrem guna melahirkan inovasi pelumas bagi masyarakat luas.