- Chery menarik 8.878 unit Omoda 5 tahun 2023 di Johor Bahru setelah as roda belakang terlepas.
- Hasil investigasi bersama JPJ menemukan titik pengelasan komponen kurang kuat karena kesalahan kalibrasi alat pemasok.
- Chery mengumumkan program pemeriksaan gratis dan JPJ menangguhkan VTA sehingga pendaftaran unit baru dibatasi.
Suara.com - Chery kembali melakukan recall terhadap ribuan Omoda 5 di Malaysia setelah as roda belakang salah satu unitnya terlepas saat melaju di jalan raya. Kali ini, penarikan tersebut mencakup 8.878 unit kendaraan.
Insiden terbaru ini terjadi di Johor Bahru, Malaysia, dan melibatkan Omoda 5 produksi 2023. Mengutip CarNewsChina, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan as roda belakang beserta kedua ban mobil terlepas dari bodi kendaraan viral di media sosial.
Setelah melakukan investigasi bersama Departemen Transportasi Jalan Malaysia atau Road Transport Department (JPJ), Chery menemukan masalah pada sejumlah titik pengelasan di komponen rear axle trailing arm. Titik pengelasan tersebut dinilai tidak memiliki kekuatan yang memadai sehingga berisiko patah dalam kondisi ekstrem.
Chery Malaysia akhirnya mengumumkan program recall pada 11 Oktober 2026. Perusahaan akan memeriksa komponen terkait pada 8.878 unit Omoda 5 dan menggantinya secara gratis jika ditemukan masalah.
Pabrikan asal China itu juga menyatakan telah menghentikan produksi kendaraan dengan desain komponen tersebut. Pemeriksaan serupa turut dilakukan terhadap kendaraan produksi 2023 di pasar luar negeri lainnya.
Tak hanya itu, JPJ Malaysia menangguhkan persetujuan tipe kendaraan atau Vehicle Type Approval (VTA) untuk Omoda 5. Kebijakan ini membuat pendaftaran unit baru model tersebut dibatasi hingga investigasi teknis selesai dilakukan.
Pernah Terjadi pada 2024
Masalah pada komponen poros roda belakang Omoda 5 di Malaysia bukan pertama kali terjadi. Pada 2024, Chery juga menarik 600 unit kendaraan setelah menemukan masalah pada komponen tersebut.
Saat itu, sebanyak 60 unit Omoda 5 produksi 15 Agustus 2023 teridentifikasi menggunakan komponen poros belakang yang bermasalah.
Wakil Presiden Chery Auto Malaysia, Lee Wen Hsiang, menjelaskan pada Mei 2024 bahwa masalah tersebut disebabkan kesalahan kalibrasi peralatan pengelasan milik salah satu pemasok komponen.
Kesalahan itu terjadi setelah ujung mesin pengelasan otomatis yang sudah aus diganti dengan ujung pengelasan baru. Penggantian tersebut menyebabkan kalibrasi peralatan menjadi tidak tepat.