Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB
Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra. [Dok PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing]
BACA 10 DETIK
  • Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra gagal meraih poin pada putaran WSSP 2026 di Estoril, Portugal.
  • Aldi Satya Mahendra menargetkan hasil maksimal pada seri penutup WSSP 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol.
  • Sirkuit Jerez memiliki sejarah penting karena Aldi pernah mengunci gelar juara dunia WSSP 300 tahun 2024.

Suara.com - Ajang World Supersport (WSSP) 2026 segera memasuki babak akhir. Pembalap Indonesia binaan Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra, kini bersiap menghadapi seri pamungkas di Sirkuit Jerez, Spanyol, usai meraih hasil kurang memuaskan pada putaran di Estoril, Portugal.

Hasil di Estoril membuktikan tingginya dinamika kompetisi yang dihadapi pembalap asal Yogyakarta tersebut. Memulai Race 1 dari grid ke-23, pembalap tim AS BLU CRU Racing Team ini sempat tertahan di rombongan tengah hingga akhirnya finis di posisi ke-16 tanpa membuahkan poin.

Performa menjanjikan sebenarnya sempat ditunjukkan pada Race 2. Mengawali balapan dari posisi yang sama, Aldi merangsek naik hingga urutan ke-10 sebelum balapan dihentikan akibat kibaran red flag.

Saat balapan diulang, pembalap muda ini tampil mengesankan hingga menembus posisi kedua untuk berebut podium. Naas, insiden kecelakaan saat balapan menyisakan dua putaran membuat Aldi gagal menyentuh garis finis (Did Not Finish).

Ketiadaan poin dari Estoril menuntut evaluasi tajam menjelang balapan penutup. Namun Sirkuit Jerez menyimpan catatan sejarah penting bagi perjalanan karir Aldi. Di trek inilah ia mengunci gelar juara dunia WSSP 300 pada 2024 serta menyabet penghargaan di ajang FIM Intercontinental Games.

Pembalap yang kini menduduki peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 132 poin tersebut optimistis mampu memperbaiki posisinya.

”Kembali ke Jerez memberikan feeling positif dan menyemangati saya untuk memaksimalkan performa. Race terakhir ini menjadi kesempatan mendapatkan poin optimal agar memperbaiki peringkat di klasemen akhir. Saya akan berjuang menyelesaikan musim ini dengan fokus sepenuhnya,” ungkap Aldi Satya Mahendra, Kamis (15/10/2026).

Sementara itu Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Wahyu Rusmayadi turut menyoroti pentingnya momen penutup ini.

”Musim World Supersport 2026 akan selesai, Aldi Satya Mahendra dan tim sudah melakukan banyak perubahan yang sangat bermanfaat untuk improvement. Tiba seri terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh hasil lebih baik dengan poin tambahan signifikan. Jerez tempat Aldi Satya Mahendra mencetak sejarah melalui titel juara dunia World Supersport 300 tahun 2024. Kami berharap ini akan memotivasinya dengan perolehan positif untuk menutup musim dengan berkesan,” tutur Wahyu Rusmayadi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com