/
Rabu, 15 Maret 2023 | 20:11 WIB
Tangkapan layar dari ilustrasi Harimau Sumatera yang bernama Surya Manggala ditemukan mati di kawasan Renah Kayu Embun, Kabupaten Kerinci pada 1 Maret 2023 lalu (Instagram @pembelasatwaliar)

SuaraPekanbaru.id - Lagi-lagi tersiar kabar tentang kematian binatang langka sekaligus dilindungi yakni Harimau Sumatera.

Diketahui, bintang dengan nama latin Panthera Tigris Sumatrae itu bernama Surya Manggala.

Surya Manggala adalah salah satu harimau yang sebelumnya dilepasliarkan pada bulan Juni 2022 lalu.

Hingga akhirnya, dia ditemukan mati di kawasan Renah Kayu Embun  di Kabupaten Kerinci, pada 1 Maret 2023 lalu.

Penemuan Surya Manggala hanya menyisakan tulang belulang dan kulitnya.

Berita itu pun baru terungkap 10 hari kemudian, setelah penemuan jasad.

Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat, Hadir, mengatakan jika pihaknya terus memantau pergerakan Surya Manggala setelah pelepasliaran 8 Juni 2022 lalu.

Kemudian pada 20 Februari 2023, pergerakan Surya Manggala melambat.

Petugas mengira bahwa Surya Manggala diduga menemukan mangsa.

Baca Juga: Mengenal Misoginis, Tudingan yang Diterima SBS Usai Sensor Pidato Michelle Yeoh saat Oscar

Namun, setelah dilakukan pengecekan di lapangan, petugas menemukan jasad Surya Manggala yang diduga telah mati kurang dari 10 hari.

Kematian harimau sumatera itu, menyusul setelah sebulan sebelumnya harimau betina yang bernama Citra Kartini juga ditemukan mati usai pelepasliaran bersama.

Adapun kematian yang menimpa Citra Kartini, ditemukan pada 19 Juli 2022 lalu, akibat dari tertusuk tanduk kerbau milik warga.

Namun hingga saat ini, penyebab kematian Surya Manggala belum diketahui sebab musababnya.

Disisi lain, Pihak Balai Besar TNKS menampik jika kematian kedua harimau malang itu, akibat dari perburuan atau persaingan dengan harimau lain.

Sementara itu, melalui akun Instagram @pembelasatwaliar mengungkapkan harapannya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Load More