Poptren.suara.com - Setiap orang memiliki comfort food masing-masing, yang sering kali dipengaruhi oleh kenangan masa kecil, atau faktor psikologis di balik pilihan tersebut. Salah satu temuan menarik dari Tren dan Lanskap Kuliner Indonesia, Sajian Cita Rasa GoFood, menyebut bahwa meski saat ini referensi kuliner masyarakat berubah menjadi lebih bervariasi, namun comfort food akan tetap jadi pilihan utama.
GoFood, penyedia layanan online food delivery terdepan di Indonesia, merilis eBook Sajian Cita Rasa GoFood : Tren dan Lanskap Kuliner Indonesia, yang menyajikan ragam cerita makanan dan minuman di Tanah Air.
Menyajikan tren di tengah pelanggan GoFood yang tersebar di 74 kota, eBook ini menjadi salah satu persembahan GoFood sebagai pionir online food delivery untuk mendukung pertumbuhan UMKM khususnya di bidang kuliner serta untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Ebook ini menjadi semakin menarik dibaca karena di dalam penyusunannya turut melibatkan Kevindra Soemantri, Pengamat dan Penulis Kuliner kenamaan Indonesia, yang memberikan berbagai pengetahuan mengenai dunia kuliner.
Buku Sajian Cita Rasa GoFood juga menyajikan paparan mendalam seputar pengaruh faktor sosial dan budaya terhadap transformasi kuliner masyarakat Indonesia.
Sejumlah temuan menarik juga diungkap dalam eBook, di antaranya :
1. Comfort food yang erat dengan memori masa kecil dan kenyamanan akan tetap jadi pilihan utama
Nasi dengan olahan ayam diperkirakan tetap jadi menu paling laris di GoFood. Dalam dua tahun terakhir, menu ini tidak bisa digoyahkan posisinya bersamaan dengan minuman kopi susu dan jajanan siomay. Faktor psikologis di balik comfort food juga membuat bubur ayam, nasi goreng, es jeruk, dan es teh tetap jadi idola.
2. Camilan dengan tekstur kenyal serta renyah cocok jadi selingan di jam makan utama
Baca Juga: 5 Rekomendasi Makanan Indonesia Kesukaan NCT Dream
Tempe mendoan dan variasi makaroni kering ternyata menjadi camilan favorit di GoFood. Selain jajanan bertekstur lembut atau kenyal, rupaya masyarakat Indonesia juga menggemari camilan yang renyah karena menawarkan kepuasan tersendiri bagi panca indera. Menariknya, waktu antara makan siang ke makan malam (pukul 15.00-16.00) dan setelah makan malam (pukul 22.00-23.00) merupakan waktu populer untuk menikmati camilan.
3. GoFood jadi teman tak terpisahkan di momen spesial dan populer
GoFood selalu jadi andalan saat momen-momen spesial bersama keluarga dan teman, seperti saat perayaan Natal dan Tahun Baru, Imlek, serta ramadan. Berdasarkan data, jumlah pemesanan GoFood di tiga momen tersebut selalu mengalami peningkatan signifikan.
Salah satunya pada 2021, jumlah pemesanan saat perayaan Natal dan Tahun Baru melesat 22% dibandingkan hari biasa. Hal ini didorong permintaan pelanggan yang mengandalkan GoFood untuk pesan hampers tanpa ribet dalam bersilaturahmi dengan orang tersayang. Lebih lanjut, bila ada momen populer, seperti pertandingan olahraga, dan di tengah demam K-drama Squid Games, GoFood juga menjadi andalan para pecinta kuliner Indonesia.
Berdasarkan tingkat pemesanan pelanggan GoFood akhir-akhir ini, diprediksikan menu-menu di bawah ini juga akan tetap atau menjadi idola baru masyarakat Indonesia ke depannya, di antaranya:
Cheese burger, mi bucin, dan nasi ayam katsu diprediksi akan menjadi makanan favorit.
Minuman berbahan dasar teh, latte gula aren, dan es cokelat akan terus jadi yang paling sering dipesan masyarakat.
Bolu lapis kukus, croffle, dan martabak telor kembali menjadi camilan favorit.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
Terkini
-
Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen
-
Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya
-
GRIB Jaya Ungkap Dugaan Penyebab Posko Terbakar: Charger HP di Atas Kulkas
-
Tak Langsung Rehabilitasi, Revaldo Fifaldi Resmi Ditahan di Sel Mapolres Jakbar
-
Investor Asing Guyur Pasar Saham RI Lagi, BBRI Paling Banyak Dibeli
-
Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris
-
Review Film Wings of Dread: Aksi Brutal Polisi Melindungi Penumpang
-
Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris
-
8 Cara Mencuci Sepeda Gunung yang Benar agar Komponen Awet dan Performa Maksimal
-
IPB University Ajak Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi Siapkan Kompetensi hingga Adaptasi terhadap AI