Poptren.suara.com - Bencana alam selalu menjadi momok yang menakutkan bagi manusia. Kekuatan alam yang dahsyat mampu menghancurkan segalanya dengan cepat dan tidak bisa diprediksi. Namun, di balik ketakutan itu, bencana alam juga sering menjadi inspirasi bagi pembuatan film-film yang mendebarkan.
Film tentang bencana alam selalu menarik untuk ditonton karena mampu menghadirkan visualisasi kekuatan alam yang memukau sekaligus menyeramkan. Baik itu film tentang gempa bumi, tsunami, gunung meletus, atau badai, selalu ada pesan penting yang ingin disampaikan dalam film tersebut.
Selain menghibur, film tentang bencana alam juga seringkali mengajarkan kepada kita untuk lebih waspada dan siap menghadapi bencana alam.
Beberapa film bahkan dibuat berdasarkan kisah nyata bencana alam yang pernah terjadi di dunia dan mengangkat kisah-kisah heroik dari orang-orang yang selamat dari bencana tersebut.
Tapi di balik keseruan dan kehebatan visualisasi yang ditampilkan dalam film tentang bencana alam, kita juga harus tetap ingat akan tragedi dan kerugian yang sebenarnya terjadi akibat bencana alam itu.
Film hanyalah fiksi yang dibuat untuk menghibur dan memberikan pesan, sementara kenyataan bencana alam yang sebenarnya jauh lebih menyakitkan.
Berikut deretan rekomendasi film tentang bencana alam yang menarik untuk ditonton dan menjadikan pelajaran bagi kita semua.
1. The Day After Tomorrow
Film yang yang disutradarai oleh Roland Emmerich dan dirilis pada tahun 2004 ini menceritakan tentang dampak pemanasan global yang menyebabkan dunia membeku. dalam adegan pembuka yang dramatis dari film bencana lapisan es di Antartika saat lapisan es tersebut mulai pecah dan jatuh ke laut.
Kemudian pada Konferensi Pemanasan Global di New Dehli yang sedang turun salju, seorang profesor ahli iklim yang cemas ini memperingatkan para pejabat pemerintah dari berbagai negara bahwa langkah-langkah harus diambil.
Baca Juga: Resensi Film Kembang Api: Janjian Bunuh Diri Bareng-bareng Lewat WA Group
Wakil Presiden Amerika Serikat yang sok tahu (Kenneth Welsh) mengatakan bahwa setiap upaya untuk melakukan hal tersebut akan menimbulkan malapetaka bagi perekonomian dunia, ia menegaskan bahwa menurutnya seorang profesor telah melebih-lebihkan situasinya.
2. Into The Storm
Film yang di rilis pada 8 Agustus 2014 yang didistribusikan oleh Warner Bros Picture dan di sutradarai oleh Steven Quale ini mengangkat salah satu kisah tentang sekelompok pelacak fenomena badai dan pecinta sensasi adrenalin yang mencoba merekam terjangan angin tornado dahsyat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Menampilkan beberapa dialog terburuk yang pernah ada di tahun 2014, karakter-karakter yang konyol dan cerita yang tampaknya ditambal sulam di menit-menit terakhir, Into the Storm sering kali terasa menyakitkan untuk ditonton.
Klimaksnya cukup mengerikan, disorot oleh adegan di mana sebuah mobil ditarik begitu tinggi ke udara sehingga pengemudinya dapat melihat cakrawala di atas awan sebelum jatuh kembali ke Bumi.
3. San Andreas
Film yang disutradarai oleh Brad Peyton ini mengangkat cerita mengenai bencana Amerika tahun 2015 yang berpusat pada gempa bumi yang disebabkan oleh Patahan San Andreas yang menghancurkan area San Francisco Bay.
Dalam film San Andreas, seorang ahli gempa dari Caltech memprediksi bencana yang akan terjadi dan digembar-gemborkan sebagai pahlawan. Seorang ahli seismologi sungguhan dari badan Survei Geologi AS, mengatakan bahwa belum ada cara untuk memprediksi waktu terjadinya gempa bumi.
4. The Impossible
Film yang dirilis pada tahun 2012 ini mengangkat kisah nyata luar biasa tentang satu keluarga yang selamat dari terjangan tsunami tahun 2004.
Sebuah keluarga mengisi liburan awal musim dingin mereka di Thailand, untuk menikmati surga di negara tropis itu.
Namun pada tanggal 26 Desember, saat mereka sedang bersantai di sekitar kolam renang setelah perayaan natal pada malam sebelumnya, sebuah deruman mengerikan terdengar dari pusat bumi.
5. Greenland
Tak kalah seru dari film-film sebelumnya, Greenland merupakan sebuah film yang mengangkat cerita tentang sebuah keluarga yang berjuang untuk bertahan hidup saat komet mulai mengantam bumi. Atas isu itu sebuah rumah tangga terganggu oleh potensi bencana yang sebelumnya tidak diketahui.
Dijuluki Komet Clark, yang muncul entah dari mana dan akan segera mendekati Bumi. Sayangnya, ekor komet ini mengandung bongkahan besar puing-puing yang menuju ke arah bumi. Hingga pada akhirnya Greenland adalah satu-satunya daratan harapan mereka untuk bertahan hidup.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
Jadwal Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Kamis 26 Februari 2026
-
Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Unggahan Istri Gubernur Kaltim Singgung Kedengkian
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Elegan untuk Buka Bersama
-
Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Jarang Didekati Cewek, Lee Dong Wook Merasa Insecure
-
Polisi Hentikan Laporan Yoni Dores, Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia