Poptren.suara.com - Nama Codeblu makin mencuat usai kasusnya dengan food vlogger Farida Nurhan. Codeblu dikenal sebagai reviewer jujur yang to the point saat mengomentari makanan. Ia pun sempat ditawari bayaran yang fantastis hingga Rp 100 juta rupiah.
Kasus Codeblu dengan Farida Nurhan pun menjadikannya semakin ramai ditawari endorse untuk melakukan review ke sebuah tempat makan.
Namun tawaran dengan bayaran Rp100 juta itu ditolak oleh Codeblu. Alasannya karena diharuskan melakukan review sesuai dengan briefing.
"Rp100 juta untuk berbohong (review tidak jujur), gue nggak terima, nggak ambil," ungkap pria bernama asli William Anderson dalam podcast Denny Sumargo.
Harga itu kini menjadi patokan Codeblue untuk melakukan review jalur undangan.Namun, harga tersebut tidak lantas membuat Codeblu melunak dalam melakukan review makanan.
Dia akan tetap menerima bayaran fantastis, tetapi tetap memberikan review jujur walaupun berisikan kritikan pedas.
"Gara-gara viral ini lebih gede, ini tadi ada deal. Boleh nggak DP dulu 50 persen? Gue nggak mau, kalau lo mau di atas Rp100 juta DP 50 persen, kalau di bawah Rp100 gue nggak mau," bebernya.
"Untuk (review) yang bener, yang bohong nggak ada gue terima," pungkasnya
Codeblu mengungkapkan ia sering dapat tawaran dari berbagai pemilik restoran untuk tidak memberikan review buruk terhadap hidangannya. Akan tetapi Codeblu dengan tegas menolak tawaran tersebut karena dia dikenal dengan branding review jujur.
Baca Juga: Nyelekit, Codeblu Review Jujur Makanan Warung Nyak Kopsah, Pedas Singgung Ayamnya Nggak Fresh
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi