Poptren.suara.com- Saipul Jamil kesal pada Dewi Perssik lantaran dianggap kerap umbar kebohongan tentang dirinya.
Terkait perseteruannya dengan Dewi Perssik yang hingga kini masih berlanjut, Saipu jamil memberikan pesan ke sang biduan.
Dikatakan Saipul Jamil, jika Dewi Perssik berkata bohong tak sesuai fakta akan ada hukum yang berlaku bagi penyebar berita hoaks.
"Makanya sekarang jangan ngomong bohong di medsos."
"Karena ada hukumnya, namanya penyebaran berita hoaks," ujar Saipul Jamil, dikutip dari YouTube Cumucumi, Minggu (8/10/2023).
Tak hanya itu, Saipul Jamil juga meminta Dewi Perssik untuk tidak memfitnah seseorang dengan seenaknya, karena hal itu termasuk dalam tindak pencemaran nama baik.
"Sama jangan ngomong fitnah, itu juga ada pencemaran nama baik," katanya.
Ia pun mengimbau kepada semua orang untuk berhati-hati dalam berucap di media sosial.
Hal itu karena di media sosial pasti ada rekam jejak digital yang bisa digunakan sebagai bukti.
Baca Juga: Nikita Sebut Dewi Perssik Hypersex dan Suka Ngunci Laki di Rumah: Makanya Si Pilot Nggak Berkutik
"Makanya buat anda-anda kalau ngomong di medsos itu harus jujur, nggak boleh ngadi-ngadi."
"Karena rekam jejak jejak itu pasti ada," ucapnya.
Penyanyi 43 tahun itu pun menyebut, perkataan mantan istrinya itu tidak sesuai fakta.
Terlebih, Saipul turut menyinggung soal bukti dan rekam jejak.
"Seperti katanya dia saya KDRT, ternyata yang KDRT dia."
"Rekam jejaknya ada, dia bilang nggak pernah disentuh ternyata ada rekam jejak digitalnya dia hamil dua kali, yang ngomong dia juga," terangnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya hubungan Saipul Jamil dan Dewi Perssik sempat memanas.
Mantan pasangan suami istri itu pun sempat saling membongkar aib satu sama lain di publik.
Buntutnya, Saipul Jamil merasa difitnah dan melaporkan penyanyi dangdut yang akrab disapa Depe itu ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan