Suara.com - Komunitas peduli lingkungan Sharp Greenerator, langsung turun ke jalan untuk menggelar aksi nyata pada peringatan Earth Day, Rabu (20/4/2016). Komunitas yang diikuti anak-anak muda se-Jabodetabek dan diinisiasi PT SHARP Electronics Indonesia (SEID), melakukan kampanye mengurangi penggunaan kantong plastik.
Para aktivis lingkungan ini pun melakukan kegiatan aksi bersih-bersih sampah di jalanan kota Bogor sekitar Kebun Raya, mencabut paku pada pohon-pohon peneduh jalan. Mereka juga membagikan tas kain secara gratis kepada para pengunjung Kebun Raya Bogor serta pengguna jalan.
Aksi ini diikuti oleh sekitar 40 anggota komunitas dari 5 sekolah di Bogor, berhasil mengumpulkan sampah tak kurang dari 50 kg. Sampah non-organik yang terkumpul ini selanjutnya disumbangkan kepada pusat daur ulang milik Kebun Raya Bogor untuk dipilah dan dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan aneka kerajinan daur ulang.
Selain anggota komunitas, kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah organisasi nirlaba lingkungan hidup, yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Kebun Raya Bogor, Transformasi Hijau
(Trashi), Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi), World Wild Fund (WWF) Indonesia, serta Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation.
Kelima organisasi nirlaba lingkungan hidup ini merupakan mitra SEID dalam mengawal dan mendampingi aktivitas Sharp Greenerator sejak pertama kali diluncurkan pada November 2015.
Haruhiko Sano selaku General Manager Brand Strategy Group Division SEID mengungkapkan, antusiasmenya atas aksi nyata pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh para anggota komunitas untuk merayakan Earth Day.
“Menurut informasi yang kami dapatkan, Indonesia menduduki peringkat dua di dunia sebagai penghasil sampah plastik terbesar ke laut setelah Tiongkok. Bahkan, menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jika sampah kantung plastik hasil dari 100 toko dalam kurun waktu setahun dikumpulkan, luasnya dapat mencapai 60 kali lapangan sepak bola!" paparnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/4/2016).
Melalui kegiatan ini, diharapkan Sharp dapat membantu mengurangi sampah terutama sampah plastik danSharp Greenerator mampu menggerakan masyarakat untuk turut mengurangi penggunaaan kantong plastik guna melakukan aksi pelestarian lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan