Suara.com - Layanan 4G LTE semakin luas, kini XL Axiata membentangkannya hingga Samarinda dan Balikpapan. Alasannya, kedua kota besar di Kalimantan Timur tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar.
Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, dan Vice President (VP) XL Axiata North Region, Handono Warih meresmian komersialisasi layanan XL 4G LTE di Samarinda. Acara ini turut dihadiri Walikota Balikpapan, H.M Rizal Effendi, Walikota Samarinda, Syaharie Jaang serta jajaran SKPD dan tokoh masyarakat setempat.
"Layanan internet cepat 4G LTE di Samarinda dan Balikpapan akan mendukung aktivitas masyarakat dan juga pelaku bisnis di kota ini. Fasilitas koneksi 4G LTE juga sangat membantu upaya pelaku bisnis meningkatkan daya saing produk ekonomi setempat di pasar yang lebih luas, sekaligus mengangkat potensi daerah," ujar Vice President (VP) XL Axiata North Region, Handono Warih dalam keterangan resminya.
Selain tu, pemerintah daerah setempat juga bisa memanfaatkan layanan 4G LTE untuk menunjang layanan publik melalui e-government. Pelanggan dan masyarakat di kedua kota sudah bisa memanfaatkan layanan 4G sejak 23 Maret lalu.
Sementara itu, General Manager (GM) LTE Execution Assurance XL Axiata, Ronhugo Verry Leonard Tambunan menambahkan, layanan 4G LTE di Samarinda dan sekitarnya ditopang oleh 80 BTS 4G.
"Di Samarinda, area yang terjangkau layanan 4G pada tahap awal ini adalah Loa Janan Ilir, Palaran dan Sanga-sanga. Layanan internet cepat 4G akan membantu peningkatan kinerja dan produktivitas masyarakat di kota tersebut. Sementara itu, di Balikpapan meliputi area Klandasar Ulur, Mayjen Sutoyo, Jend Sudirman, Ruhui Rahayu, Soekarno Hatta, Baru Ulu, Syarifuddin Yoesa, yang dukung oleh 100 BTS 4G," paparnya.
Permintaan pelanggan dan masyarakat di kota itu, akan layanan internet dan data terus meningkat. Dari total lebih 25 ribu pelanggan pelanggan di kota-kota tersebut, 50 persen di antaranya merupakan pelanggan aktif layanan Data dan telah menggunakan smartphone spesifikasi 4G.
Trafik layanan Data di kota ini dan juga di dua kota besar lainnya, yaitu Balikapapan dan Bontang juga terus meningkat secara signifikan.
Rencananya, khusus di Kalimantan pengembangan jaringan 4G LTE akan dikebut di sepanjang 2017 ini. XL Axiata berencana menambah wilayah cakupan hingga ke sekitar 38 kota lainnya. Secara nasional, hingga memasuki kuartal kedua 2017, layanan 4G LTE dari XL telah melayani pelanggan XL di sekitar 100 kota di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka
-
Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia