Suara.com - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada Badan usaha milik desa (BUMDes) binaan di berbagai wilayah kerjanya. Kali ini, Bank BRI bekerja sama dengan PT. Lion Express (Lion Parcel) membuat konsep kemitraan dengan cara menjadikan BUMDes Binaan BRI sebagai agen Lion Parcel.
Kesepakatan kerja sama ini dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU) antara Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI, Sis Apik Wijayanto dengan Direktur Utama Lion Parcel, Farian Kirana, disaksikan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto, dan Direktur Utama Lion Group, Edward Sirait, di Gunung Kidul, Yogyakarta, Jumat (25/5/2018).
Dalam kesempatan ini, Bank BRI mendorong 5 BUMDes binaannya menjadi agen percontohan Lion Parcel dengan memberikan sepeda motor, komputer dan printer untuk mempermudah operasional. Kelima BUMDes Binaan BRI tersebut adalah Maju Mandiri Gunung Kidul, Wiguna Utama Pemalang, Jaya Sejahtera Tasikmalaya, Sukadamai Sukabumi, dan Bangkuyung Pandeglang.
Sis Apik mengatakan, kerja sama tersebut merupakan hasil kolaborasi Bank BRI dengan Lion Grup agar BUMDes kian berkembang. Melalui kantor-kantor Lion Parcel, diharapkan BUMDes dapat turut membantu ekpedisi pengiriman sekaligus meningkatkan cakupan usaha.
“Teknisnya, untuk barang kiriman ke area yang belum ada jaringan milik Lion Parcel, maka Lion Parcel akan meneruskan kiriman paket tersebut melalui BUMDes, lalu BUMDes akan menyampaikan kepada si penerima. Begitu pula sebaliknya. Barang dari pengirim akan ditampung di BUMDes, di-input ke dalam sistem, dan BUMDes akan meneruskannya ke sub konsol Lion Parcel," ujarnya.
Saat ini, Bank BRI telah menjadikan 14.000 BUMDes sebagai mitra BRI, dimana 2.008 diantaranya telah menjadi agen BRILink. Ke depan, sinergi antara Bank BRI dan Lion Group yang telah terjalin baik dapat berlanjut, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata.
Berita Terkait
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL