Suara.com - Pulau Lombok memiliki segudang kekayaan, terutama dari sisi indahnya pemandangan alam. Di sini ada pantai, hutan dan gunung, yang bisa dinikmati sebagai objek wisata.
Meski beberapa bulan lalu, Pulau Lombok pernah dihantam gempa empat kali berturut-turut, dengan skala richter 6,4; 7,0; 6,2 dan terakhir 6,9, berbagai cara dilakukan untuk mengangkat lagi citra pariwisata di Lombok ini.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah rencana pagelaran dunia MotoGP 2021. Acara balap internasional itu dipastikan akan digelar di Kuta Mandalika, Lombok.
Untuk mempromosikan pulau yang dikenal dengan istilah "1.000 masjid" ini dan mendukung helatan akbar tersebut, sedikitnya 20 motor sport besar berkapasitas 600 - 1.400 cc melakukan perjalanan ke Mandalika. Sejumlah komunitas yang tergabung dalam Big Bike Community Lombok (B2C Lombok) menggelar road trip.
Perjalanan sejauh 100 kilometer tersebut bermula dari Kota Mataram, dengan mengitari setiap ikon utama di Lombok, seperti Tabolak di Jalan Baru by Pass Mataram Bandara Lombok, Bundaran Ikon Masjid di Lombok Barat, dan Bendungan Batu Jai di Lombok Tengah.
Para bikers juga mengitari lokasi Sirkuit MotoGP yang segera dibangun di Kuta Mandalika dan kembali ke Mataram untuk membagikan 1000 takjil kepada pengendara yang melintas di tengah Kota Mataram.
Salah satu pengurus B2C Lombok, Subhan Putra mengatakan, tujuan digelarnya B2C trip 100 kilometer di bulan Ramadan ini adalah sebagai ucapan syukur akan hadirnya MotoGP. Acara ini diharapkan mampu menghadirkan kembali geliat pariwisata di kawasan ini.
"Yang paling utama, kegiatan ini untuk promosi Lombok, karena akan dijadikan tempat untuk gelaran MotoGP pada 2021. Namun karena ini bulan puasa, para big bikers juga membagi 1.000 takjil kepada para pengendara sebagai rasa syukur, dan berharap Pulau Lombok bisa ramai seperti dulu lagi," kata Subhan, melalui keterangan tertulis, Jakarta, Senin (27/5/2019).
Ia menambahkan, road trip ini juga menjadi upaya kampanye keselamatan berkendara (safety road campaign), dengan mengimbau para pengendara untuk mengutamakan keselamatan dan kehati-hatian.
"Kami kampanyekan keselamatan sambil membagikan takjil. Banyak kecelakaan terjadi karena ketidakhati-hatian dan banyak korban kecelakaan karena kurangnya peralatan pengaman, seperti helm," kata Subhan.
Baca Juga: Road Trip Paling Ekstrem di Dunia, Berani Uji Nyali di Pamir Highway
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence