Suara.com - Jika biasanya layanan instan kirim barang hanya berlaku satu kota atau satu kawasan, kini terobosan baru dilakukan Paxel, startup logistik sameday delivery service berbasis teknologi, dan GoSend. Kerjasama keduanya menghasilkan layanan terbaru, yaitu GoSend Intercity Delivery. Layanan terbaru ini dirancang untuk melayani keterbatasan pengiriman barang secara instan dari wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) ke Bandung dan sebaliknya.
Dengan tarif flat Rp 20.000 untuk seluruh dimensi ukuran paket (small, medium, dan large) dan berat maksimal 5 kg, GoSend Intercity Delivery adalah solusi pengantaran door-to-door yang praktis, hemat, dan terpercaya.
Layanan ini juga dilengkapi dengan asuransi hingga Rp 10.000.000 untuk risiko barang rusak dan/atau hilang dalam perjalanan.
Head of Logistic Gojek Junaidi mengatakan, “Sebagai bagian dari super app Gojek, GoSend selalu berinovasi untuk mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan pengantaran barang. Kali ini, bekerja sama dengan Paxel, GoSend bisa mengantar barang ke luar kota dengan cepat lewat layanan GoSend Intercity Delivery.”
“Di masa pandemi ini, ruang gerak masyarakat menjadi terbatas. Kami berharap layanan GoSend Intercity Delivery dapat mendukung para UMKM maupun komunitas social seller untuk bisa #tetepproduktif mengembangkan usaha saat #dirumahaja, dengan memperluas jangkauan produk mereka ke lebih banyak konsumen. Melalui layanan instan pengiriman barang ini, pelanggan bisa menerima barang satu hari setelah pengiriman atau maksimal 24 jam,” lanjut Junaidi.
CEO Paxel Bryant Christanto pun menyatakan optimismenya atas kerja sama Paxel dan Gojek. “Setelah hampir tiga tahun berdiri dan lebih dari 2 juta pengiriman paket intra dan inter Pulau Jawa, Bali, dan Makassar, Paxel terus mengekspansi bisnis, termasuk berkolaborasi dengan partner seperti Gojek agar dapat menghadirkan solusi logistik dan transportasi baru yang bermanfaat bagi banyak orang.”
“Bandung merupakan salah satu kota jangkauan Paxel yang popular. Saya percaya, kurir kami Happiness Hero yang berpengalaman akan membuat pengalaman customer terhadap layanan GoSend Intercity Delivery semakin baik,” lanjut Bryant.
Baik Junaidi maupun Bryant berharap GoSend Intercity Delivery tidak akan berhenti di pengiriman Jadetabek - Bandung - Jadetabek saja, tetapi bisa berkembang hingga ke seluruh kota yang masuk ke dalam cakupan layanan Gojek dan kirim Paxel.
Cara mengakses GoSend Intercity Delivery sangat mudah. Pada waktu melakukan pemesanan, pengguna cukup masuk ke halaman GoSend di Aplikasi Gojek dan klik bagian luar kota, lalu memilih kota asal pengiriman barang dan kota pengambilan barang.
Baca Juga: Dukung Social Distancing, Transmart Maguwo Sediakan Layanan Delivery
Pada saat ini, jangkauan area layanan GoSend Intercity Delivery mencakup Kabupaten Kota Bandung, Kabupaten Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat, dengan target durasi pengiriman next day service atau maksimal 24 jam.
Demi memberi rasa aman kepada masyarakat dalam berbelanja, GoSend dan Paxel senantiasa menerapkan konsep pembatasan sosial (physical distancing) dalam prosedur standar layanan, termasuk pada saat pengambilan maupun pengantaran barang. Masyarakat pun dapat mengirim maupun menerima barang tanpa kontak fisik secara langsung (contactless delivery) oleh Happiness Hero (kurir) Paxel atau mitra driver GoSend.
Adapun selama masa COVID-19, GoSend menyediakan opsi contactless delivery serta mengimbau mitra merchant untuk dapat memprioritaskan metode pembayaran digital/ nontunai. Hal ini dilakukan agar semua pihak, termasuk mitra driver GoSend, dapat terminimalisir dari kemungkinan penularan.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Paxel, Kebersihan barang pun senantiasa dijaga. Sebelum paket dikirim dan diterima oleh konsumen, paket tersebut juga sudah melalui proses pembersihan dengan menggunakan disinfektan di Paxel Home. Meski demikian, proses ini tidak membuat proses pengiriman menjadi tertunda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
2.400 Konsumen LRT City Belum Terima Apartemen, Pemerintah Diminta Turun Tangan
-
Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja, Ajudan Ungkap Isi Obrolan Singkat Mereka
-
Stop Romantisasi Orde Baru: Membaca Ulang Krisis 1998
-
Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Antisipasi Rencana Aksi Balasan, 200 TNI-Polri Bersiaga di Jalan Tambak Pascabentrokan Maut
-
Gak Ada Takut-takutnya, Benjamin Netanyahu ke Sidang Umum PBB Meski Terancam Ditangkap
-
Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter
-
Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini