Suara.com - Kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat dikatakan masih rendah. Pakar kesehatan dan pencegahan masalah gigi, Prof. Dr. Drg.Tri Erri Astoeti, Mkes, menyebutkan bahwa hanya 31,1% orang Indonesia yang melakukan perawatan gigi dengan berkonsultasi ke tenaga medis.
RATA, perusahaan clear aligner lokal pertama guna meratakan gigi tanpa behel, bekerja sama dengan Benih Baik, platform penggalangan dana dan donasi yang didirikan oleh Andy F. Noya, untuk membantu anak-anak Indonesia meningkatkan kesadaran merawat gigi dan mulut dengan melakukan Corporate Social Responsibility (CSR).
Kegiatan CSR yang dilakukan dalam bentuk penggalangan dana, sejak 8 - 31 Maret 2021, dalam rangka merayakan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia pada 20 Maret lalu, telah terkumpul sebanyak Rp22.555.053 dan didonasikan kepada Yayasan Pundi Rakyat pada tanggal 26 April 2021.
Yayasan Pundi Rakyat Pondok La Tahzan adalah rumah bagi para anak-anak yatim, piatu, yatim piatu, dan juga kaum dhuafa, yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dengan memiliki 56 anak binaan, yayasan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan di masa depan melalui program di bidang keagamaan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.
“Melalui penggalan dana ini, kami ingin mengedukasi lebih banyak masyarakat lagi, termasuk anak-anak di Indonesia, akan betapa signifikannya menjaga kesehatan gigi dan mulut, sejalan dengan aspirasi RATA itu sendiri. RATA berharap anak-anak binaan Yayasan Pundi Rakyat Pondok La Tahzan dapat lebih memahami bahwa kesehatan gigi dan mulut sangatlah fundamental yang sebaiknya dijaga sedini mungkin,” jelas drg. Deviana Maria, Founder dan Chief Marketing Officer RATA.
“Kami sangat berterima kasih atas donasi yang diberikan oleh pihak RATA mengingat seringnya ditemukan permasalahan kesehatan mulut dan gigi yang dirasakan anak binaan yang disebabkan kurangnya pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan gigi yang baik dan benar. Di masa yang akan datang, diharapkan kebersihan gigi dan mulut anak tak pernah luput dari pengawasan keluarga,” jelas Siti Zulaikha, Wakil Ketua Yayasan Pundi Rakyat.
Acara penyerahan donasi yang diadakan secara offline di Yayasan Pundi Rakyat Pondok La Tahzan ini menerapkan protokol kesehatan secara maksimal, seperti menggunakan masker dan juga meminimalisir peserta yang hadir. Donasi berupa sembako, dental health package (sikat gigi, pasta gigi, mouthwash), dan juga makanan berbuka puasa. Dalam kegiatan ini, RATA memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dari salah satu dokternya.
“Di depan para peserta, kami menunjukkan cara menyikat gigi yang baik, seperti menggosok gigi dengan gerakan lembut, menggunakan kepala belakang sikat untuk membersihkan lidah, berkumur-kumur setelah menyikat gigi, dan masih banyak lagi. Anak-anak tersebut diharapkan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bersama-sama #RATAkanSenyumIndonesia,” tutup drg. Deviana.
Baca Juga: Penting! Umat Muslim Tak Boleh Abaikan Kesehatan Mulut Saat Puasa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan