Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi baru saja meluncurkan program Work From Bali. Program tersebut diluncurkan sebagai solusi untuk memulihkan sektor pariwisata di Bali yang terdampak Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.
Melalui program ini, berbagai instansi, baik instansi pemerintah maupun swasta, diharapkan dapat mengalokasikan anggaran dalam menggerakkan sektor pariwisata melalui kegiatan usaha, di antaranya melalui kegiatan bekerja yang dilakukan di Bali atau dengan menyelenggarakan kegiatan perusahaan di berbagai tempat wisata yang ada di Bali.
Menanggapi hal tersebut, berbagai perusahaan pun menyatakan siap berpatisipasi dalam program tersebut. Salah satunya adalah Biznet yang siap berkomitmen untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata Bali
Seperti kita ketahui, selama berbulan-bulan sejak dimulainya Covid-19, Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang paling tidak diuntungkan dengan situasi yang ada, terutama bagi pengusaha dan mereka yang bekerja di bidang perhotelan dan industri pariwisata secara umum. Banyaknya pembatasan di berbagai negara untuk bepergian menjadi faktor utama yang membuat angka wisatawan yang berkunjung ke Bali menurun drastis.
Melihat situasi yang ada dimana kegiatan bekerja banyak dilakukan secara online, sejak tahun lalu Biznet terus mendukung Bali untuk menjadi destinasi remote working kelas dunia, yang tidak hanya menawarkan lokasi dan suasana bekerja yang nyaman dan menginspirasi, namun juga melalui infrastruktur teknologi dan koneksi Internet yang cepat dan stabil untuk mendukung aktivitas bekerja online.
“Sektor pariwisata di Bali mengalami penurunan sejak pandemi dan banyak sekali resort dan hotel yang terdampak dari segi operasional maupun pekerja. Bayangkan berapa orang pekerja kehilangan pekerjaannya karena adanya kondisi ini. Adanya program Work From Bali ini menjadi sebuah titik terang bagi kebangkitan sektor pariwisata Bali,” ujar President Director Biznet Adi Kusma dalam konferensi pers daring, Kamis (3/6/2021).
“Selain dipilih karena Bali telah memiliki infrastruktur internet yang merata dan memadai, tentunya Biznet menyambut baik sekali program ini dan kami mendukung penuh salah satunya dengan menjalankan proses perluasan jaringan di wilayah Bali, dimana saat ini Biznet sudah mempunyai 15 branch office di Bali dengan 5 branch office baru dalam pembangunan. Selain itu tentunya kami juga akan menjalin kerjasama dengan lebih banyak hotel, sehingga mereka yang bekerja secara online bisa bekerja dengan nyaman dengan dukungan koneksi Internet yang cepat dan stabil,” pungkas Adi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana