Suara.com - NET kembali menghadirkan program religi bertajuk "Hikmah di Balik Kisah". Tayang tiap hari pada pukul 05.00 WIB, acara ini akan menampilkan dua dai kondang, Ustaz Das'ad Latif dan Ustaz Fikri Haikal MZ.
"Hikmah di Balik Kisah" akan menampilkan berbagai kisah yang memiliki hikmah positif untuk para pemirsanya. Acara ini dikemas layaknya program inspiratif.
Kupasan cerita penuh hikmah tersebut disampaikan secara menarik dan penuh pesan kebaikan kepada pemirsa. Kejadian yang disuguhkan pun sangat dekat dengan masayrakat.
"Program 'Hikmah di Balik Kisah' dikemas dengan konsep yang berbeda. Pembahasan tentang berbagai peristiwa yang terjadi akan dikupas tuntas oleh Ustaz Das'ad Latif dan Ustaz Fikri Haikal MZ yang tergabung dalam program ini. Mudah-mudahan pemirsa televisi Indonesia bisa mengambil banyak pelajaran dari konten penuh hikmah ini," ujar Sambodo, Direktur Konten NET seperti dalam keterangan pers yang diterima Suara.com.
Acara religi ini mambahas tentang peristiwa nyata yang ada di sekitar masyarakat. Mulai dari kasus kriminal, kejahatan yang terjadi di lingkungan keluarga maupun sosial, bencana di Indonesia maupun di dunia, hingga kisah-kisah yang menginspirasi.
"Hikmah di Balik Kisah" juga akan membahas tentang isu atau kejadian yang viral di media sosial. Liputan inspirasi menyentuh hati atau video call dengan narasumber yang menginspirasi. Seluruh cerita akan dibahas lebih mendalam dengan kearifan nilai-nilai kebaikan yang disampaikan Ustaz Das'ad Latif dan Ustaz Fikri Haizal MZ.
Ustaz Das’ad Latif selama ini dikenal sebagai pendakwah yang lugas, humoris, dan komprehensif. Tak hanya aktif sebagai pendakwah, dai kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan pada 21 Desember 1973 ini juga berprofesi sebagai dosen.
Sementara Ustaz Fikri Haikal MZ merupakan putra sulung dari mubalig kondang almarhum KH Zainuddin MZ. Ustaz Firi dikenal punya banyak kemiripan dengan ayahnya. Selain memiliki kemiripan pada wajah dan perawakannya, gaya bicara mereka pun mirip. Sehingga dianggap oleh banyak orang sebagai penerus dakwah almarhum KH Zainuddin MZ yang dikenal sebagai dai sejuta umat.
Berita Terkait
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Investor Asing Tetap Kabur dari Pasar Saham Meski IHSG Ijo, BMRI Dibuang
-
Pengamat: B50 Bisa Perkuat Ketahanan Energi dan Dukung Target Net Zero Emissions
-
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar