Suara.com - Perusahaan AI di Jerman yang memelopori kualitas terjemahan instan paling akurat di dunia, DeepL, kini merangkul Indonesia. Setelah menjadi alat penerjemahan pilihan di Eropa dan Amerika Utara, DeepL dengan cepat meraih popularitas di Asia.
Baru-baru ini, mengutip dari siaran tertulis, DeepL menambahkan bahasa Indonesia ke dalam terjemahannya. Hal ini menjadikan DeepL memungkinkan penerjemahan ke dalam 28 bahasa dan sebaliknya, termasuk bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, dan Jerman.
DeepL telah berupaya keras mengatasi hambatan bahasa melalui teknologi Artificial Intelligence. Dan menurut blind test, DeepL Translator telah membuktikan kualitas terjemahan terbaik di seluruh dunia sejak 2017.
DeepL telah merevolusi dunia machine translation melalui teknologi jaringan neural yang unik. Timnya yang terdiri dari para ahli matematika dan insinyur telah melatih jaringan-jaringan ini untuk mendeteksi dan menerjemahkan kerumitan-kerumitan bahasa dengan tingkat akurasi serta nuansa bahasa yang tak tertandingi oleh berbagai penerjemah AI mana pun.
Jaringan-jaringan ini bahkan mampu memahami terminologi spesifik industri, sehingga mentransformasikan cara perusahaan-perusahaan global menjalankan bisnisnya. Beragam organisasi juga dapat dengan mudah menggunakan aneka layanan DeepL untuk menerjemahkan baik dokumen maupun surat elektronik untuk berkomunikasi dengan para pelanggan di seluruh dunia.
Siapa pun dapat menggunakan DeepL Translator secara gratis di DeepL.com melalui web dan berbagai aplikasi desktop (Windows dan Mac). Para pengguna juga dapat menerjemahkan kapanpun dan di mana pun dengan menggunakan aplikasi seluler gratis pada aplikasi iOS atau Google Play. Semua layanan penerjemahan DeepL telah dioptimalkan untuk hasil yang terbukti lebih cepat, akurat, dan efisien.
Akurasi DeepL didukung oleh blind studies bersama para ahli bahasa profesional, yang lebih memilih terjemahan DeepL tiga hingga enam kali lebih sering daripada terjemahan berbagai kompetitor AI terkemuka lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence