Suara.com - Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) kembali menggelar webinar bertajuk #MakinCakapDigital pada Senin (12/9/2022) yang diikuti oleh siswa SMPS ternate & SMAS Sorong mengenai ilmu yang menarik, yakni tentang Fitur dan Standar Komunitas Media Sosial.
Peserta yang ikut dalam webinar tersebut, sangat antusias menerima pelatihan dari Kemenkominfo di sekolahnya. Webinar berjalan dengan sangat hidup yang berlangsung kurang lebih 120 menit, dimoderatori oleh Patria Prathama, serta diisi oleh narasumber-narasumber yang sudah ahli dibidangnya Sofia Sari Dewi (WIR Group Communication Team, Content Creator), M. Deddy Gunawan (Operation Director TC Invest), dan Nata Gein (Influencer).
Sampai hari ini angka pengguna sosial media akan selalu naik setiap hari, minggu, bulan, dan tahunnya. Berbagai umur dan profesi berlomba mengunggah beragam macam konten yang telah diproduksi di platform media digital masing-masing. Saat ini adanya media sosial dan ranah digital, bukan lagi suatu pelengkap namun bisa dikatakan sebagai kebutuhan utama bagi sebagian orang.
Tidak sedikit yang menjadikan ranah digital adalah tempat untuk berkarya dengan beragam konten yang berguna namun tetap ada juga konten-konten yang dibuat menyalahi aturan, tidak adanya batas privasi, melanggar hak cipta dan karya intelektual, serta menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat. Dengan fakta tersebut, kemenkominfo berinisiatif dengan adanya program pelatihan ini anak-anak muda Indonesia semakin cakap digital, sehingga konten-konten yang dihasilkan lebih taat peraturan dan sesuai dengan norma yang berlaku. Sesuai dengan materi yang diberikan oleh para narasumber dari sudut pandang Etika, Keamanan, & Budaya di media digital.
“Di tahun 2022, lebih dari 200juta pengguna internet di indonesia. Berarti setara dengan 73% dari populasi penduduk indonesia. Hal ini menyatakan, bahwa data pengguna internet tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya,” ujar Sofia Sari Dewi. Dalam paparannya Sofia juga menjelaskan tentang masyarakat Indonesia dipandang perlu dalam mengakses, mencari, dan memanfaatkan setiap data dan informasi yang diterima dan didistribusikan ke berbagai platform digital yang dimilikinya.
“Media sosial yang lumrah dipakai anak-anak milenial bahkan orang dewasa, ternyata berpayung pada Facebook. Tidak hanya individu, tapi komunitas pun mulai menggunakan sosial media dalam publikasi kegiatannya. Uniknya cara Facebook meninjau konten untuk komunitas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Akun Resmi Instagram dan Twitter Clarence House Ditutup
-
Hacker Indonesia Siap Bantu Kominfo RI Hadapi Hacker Bjorka
-
Sebut Ustazah 'Tolol', Eko Kuntadhi Sudah Hapus Cuitan Terkait Video Ning Imaz
-
Dianggap Hina Anak Tokoh NU, Ketua Ganjarist Eko Kuntadhi Bakal Minta Maaf ke Pesantren Lirboyo
-
Survey: Semakin Banyak Generasi Muda Jepang yang Tidak Ingin Menikah
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan